Terkendala Dana dan Listrik, 2 Smelter Belum Bisa Beroperasi
Selasa, 26 Oktober 2021 - 20:55 WIB
loading...
Kementerian ESDM menargetkan empat smelter beroperasi tahun ini. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ) menargetkan empat smelter beroperasi di tahun 2021. Dari empat smelter yang ditargetkan selesai, dua perusahaan telah menyelesaikan konstruksi fisik smelter.
Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin mengatakan, kedua perusahaan tersebut adalah PT Smelter Nikel Indonesia dan PT Cahaya Modern Metal Industri.
Baca juga: Konsumsi Makin Turun, BBM Premium Menunggu Dihapus?
"Harusnya keempat smelter ini selesai 2021. Namun yang saat ini selesai secara fisik 100% adalah PT Smelter Nikel Indonesia dan PT Cahaya Modern Metal Industri," ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (26/10/2021).
Untuk PT Cahaya Modern Metal Industri di Banten telah terbangun 100% dan telah melakukan kegiatan produksi. Sementara PT Smelter Nikel Indonesia di Banten meski telah terbangun 100% dan telah berhasil melakukan uji coba produksi, kegiatan perusahaan berhenti sementara karena kekurangan dana untuk operasi.
Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM Ridwan Djamaluddin mengatakan, kedua perusahaan tersebut adalah PT Smelter Nikel Indonesia dan PT Cahaya Modern Metal Industri.
Baca juga: Konsumsi Makin Turun, BBM Premium Menunggu Dihapus?
"Harusnya keempat smelter ini selesai 2021. Namun yang saat ini selesai secara fisik 100% adalah PT Smelter Nikel Indonesia dan PT Cahaya Modern Metal Industri," ujarnya dalam konferensi pers, Selasa (26/10/2021).
Untuk PT Cahaya Modern Metal Industri di Banten telah terbangun 100% dan telah melakukan kegiatan produksi. Sementara PT Smelter Nikel Indonesia di Banten meski telah terbangun 100% dan telah berhasil melakukan uji coba produksi, kegiatan perusahaan berhenti sementara karena kekurangan dana untuk operasi.
Lihat Juga :