Valuasi GoTo Tembus Rp450 Triliun, Siapa yang Untung?
Rabu, 27 Oktober 2021 - 01:04 WIB
loading...
A
A
A
Kepemilikan saham investor GoTo berpotensi berubah sejalan dengan proses pra-IPO yang bisa menambah jumlah investor baru.
Baca juga: 4 Kali Berturut-turut Pemprov DKI Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik
“Saya melihat saham ekonomi digital, khususnya GoTo akan menarik sekali karena GoTo ini tidak hanya Gojek melainkan ada Tokopedia, dan ini akan dipandang sebagai sesuatu yang prospeknya besar sekali. Jadi saya rasa investor akan langsung profit,” jelas Wawan.
Menurut Wawan, dengan model bisnis GoTo Group yang lengkap, peluang penguatan saham calon emiten ini lebih terbuka. “GoTo ini fokusnya akan menjadi suatu ekosistem. Kalau bisa uangnya jangan keluar dari ekosistem tersebut. Kalo mau belanja pakai Gopay dan kalau mau beli apa-apa di Tokped dan beli makan di Gojek. Sepanjang GoTo bisa menggeliatkan ekosistem yang seperti itu maka akan memiliki prospektus yang luar biasa,” tambah Wawan.
Baca juga: 4 Kali Berturut-turut Pemprov DKI Raih Penghargaan Keterbukaan Informasi Publik
“Saya melihat saham ekonomi digital, khususnya GoTo akan menarik sekali karena GoTo ini tidak hanya Gojek melainkan ada Tokopedia, dan ini akan dipandang sebagai sesuatu yang prospeknya besar sekali. Jadi saya rasa investor akan langsung profit,” jelas Wawan.
Menurut Wawan, dengan model bisnis GoTo Group yang lengkap, peluang penguatan saham calon emiten ini lebih terbuka. “GoTo ini fokusnya akan menjadi suatu ekosistem. Kalau bisa uangnya jangan keluar dari ekosistem tersebut. Kalo mau belanja pakai Gopay dan kalau mau beli apa-apa di Tokped dan beli makan di Gojek. Sepanjang GoTo bisa menggeliatkan ekosistem yang seperti itu maka akan memiliki prospektus yang luar biasa,” tambah Wawan.
(uka)
Lihat Juga :