Bengkel UMKM Rugi Rp62,5 Triliun Akibat Pandemi Covid-19
Minggu, 31 Oktober 2021 - 19:55 WIB
loading...
A
A
A
Dari total transaksi jasa dan komponen spare part Rp325,51 triliun, sebesar Rp195,1 triliun (60%) porsi bengkel otomotif skala UMKM dan besar, dan penjual spare part. Dari jumlah itu khusus skala besar Rp39,06 triliun (20%).
PBOIN berharap Pemerintah Joko Widodo (Jokowi) memperhatikan kelangsungan usaha bengkel otomotif UMKM di Indonesia. Memberikan berbagai kemudahan, skema pembiayaan, dukungan, iklim usaha yang kondusif sesuai dengan keinginan pemerintah menaikkan kelas usaha UMKM untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Sektor bengkel otomotif UMKM berperan penting dalam rantai industri otomotif nasional, menciptakan usaha, menyerap tenaga kerja, mengurangi pengangguran dan mengatasi masalah kemiskinan,” kata Hermas.
Menurut Hermas, saat ini terdapat sedikitnya 400.000 unit usaha bengkel otomotif di Indonesia, 95% kelompok usaha bengkel UMKM. Meliputi bengkel mobil, motor, body repair dan bagian-bagian mobil dan motor.
PBOIN berharap Pemerintah Joko Widodo (Jokowi) memperhatikan kelangsungan usaha bengkel otomotif UMKM di Indonesia. Memberikan berbagai kemudahan, skema pembiayaan, dukungan, iklim usaha yang kondusif sesuai dengan keinginan pemerintah menaikkan kelas usaha UMKM untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
“Sektor bengkel otomotif UMKM berperan penting dalam rantai industri otomotif nasional, menciptakan usaha, menyerap tenaga kerja, mengurangi pengangguran dan mengatasi masalah kemiskinan,” kata Hermas.
Menurut Hermas, saat ini terdapat sedikitnya 400.000 unit usaha bengkel otomotif di Indonesia, 95% kelompok usaha bengkel UMKM. Meliputi bengkel mobil, motor, body repair dan bagian-bagian mobil dan motor.
(dar)
Lihat Juga :