KAI Irit Bicara Soal Suntikan Dana Segar Kereta Cepat Jakarta-Bandung
Selasa, 02 November 2021 - 10:34 WIB
loading...
PT KAI irit berkomentar ihwal pendanaan baru Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Meski, PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) telah merilis pendanaan yang diterima PSBI selaku konsorsium BUMN. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI irit berkomentar ihwal pendanaan baru Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB). Meski, PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC) telah merilis pendanaan yang diterima PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI) selaku konsorsium BUMN.
Dari keterangan resmi KCIC, konsorsium BUMN akan menerima pendanaan berupa penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp4,3 triliun dari pemerintah. Bahkan, konsorsium memperoleh komitmen pembiayaan dari China Development Bank (CBD) sebesar USD 4,55 miliar atau setara Rp64,9 triliun.
Baca Juga: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tancap Gas Usai Kantongi Dua Komitmen
MNC Portal Indonesia pun berupaya mengkonfirmasi informasi lebih jauh kepada KAI selaku leading atau pimpinan consortium BUMN. Namun, manajemen KAI irit bicara.
"Silahkan konfirmasi ke Kementerian BUMN," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus saat dihubungi, Selasa (2/11/2021).
Dari keterangan resmi KCIC, konsorsium BUMN akan menerima pendanaan berupa penyertaan modal negara (PMN) sebesar Rp4,3 triliun dari pemerintah. Bahkan, konsorsium memperoleh komitmen pembiayaan dari China Development Bank (CBD) sebesar USD 4,55 miliar atau setara Rp64,9 triliun.
Baca Juga: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tancap Gas Usai Kantongi Dua Komitmen
MNC Portal Indonesia pun berupaya mengkonfirmasi informasi lebih jauh kepada KAI selaku leading atau pimpinan consortium BUMN. Namun, manajemen KAI irit bicara.
"Silahkan konfirmasi ke Kementerian BUMN," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus saat dihubungi, Selasa (2/11/2021).
Lihat Juga :