Mengintip Investasi China di Sektor Infrastruktur, Salah Satunya Proyek Kereta Cepat

Selasa, 02 November 2021 - 16:30 WIB
loading...
A A A
Faisal mengatakan, proyek kereta cepat ini sebetulnya ide dari Jepang. Namun China memberikan tawaran yang lebih menarik dalam konteks harga investasinya lebih murah, tidak ada persyaratan jaminan dari pemerintah, dan menjanjikan transfer of technology.

"Ini sesuatu yang sebelumnya Indonesia dengan Jepang agak susah dalam transfer of technology. Kemudian China menawarkan ini dalam proyek kereta cepat yang menjadi keunggulan," ungkapnya.

Baca Juga: Ilmuwan China Dipenjara karena Pamer Kemaluan dan Masturbasi di Depan 3 Wanita

Sayangnya, biaya proyek membengkak dari Rp86,5 triliun menjadi Rp114,24 triliun. Pemerintah menyuntikan dana segar USD286,7 juta (Rp4 triliun) pada APBN 2022 untuk menanggung pembengkakan biaya pembebasan lahan relokasi fasum dan fasos yang tidak diperhitungkan pada tahap perencanaan. Target penyelesaian mundur dari tahun 2019 menjadi tahun 2022.

"Memang ada beberapa hal yang perlu kita kritisi dalam hal hubungan kerja sama dengan China. Tidak bermaksud antipati, namun sejauh mana manfaatnya, bukan hanya dari besaran uang yang masuk tetapi berapa yang kita terima dalam ekonomi kita, tenaga kerja, mitra lokal, apakah mereka diuntungkan atau justru dirugikan," jelas Faisal.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Taiwan, Identitas, dan...
Taiwan, Identitas, dan Politik Pengakuan: Membaca Ulang Perdebatan Lintas Selat
Rekomendasi
Drama Injury Time, Jerman...
Drama Injury Time, Jerman Tekuk Pantai Gading 2-1 dan Lolos ke 32 Besar
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
Berita Terkini
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved