Menanti Langkah The Fed, Wall Street Terus Cetak Rekor
Rabu, 03 November 2021 - 07:29 WIB
loading...
A
A
A
“Pasar telah naik begitu banyak dari bawah tetapi kami tidak memiliki pendapatan untuk ditunjukkan,” kata Courtney. “Penghasilan harus masuk untuk mengisi kembali pergerakan harga itu.”
Pada hari Selasa, Arista Networks memimpin S&P 500. Perusahaan perangkat keras jaringan tersebut naik USD83,30, atau 20%, menjadi USD491,87 setelah membukukan hasil yang lebih baik dari perkiraan Senin sore, mengumumkan pemecahan saham empat-untuk-satu dan mengungkapkan rencana untuk pembelian kembali saham senilai USD1 miliar.
Baca Juga: Menakar Dampak Tapering Off The Fed Bagi Indonesia
Saham Under Armour bertambah USD3,62, atau 16%, menjadi USD25,60 setelah pembuat pakaian itu membukukan penjualan dan pendapatan kuartal ketiga yang mengalahkan proyeksi Wall Street. Pfizer naik USD1,81, atau 4,1%, menjadi USD45,45 setelah melaporkan pendapatan yang mengalahkan perkiraan analis berkat penjualan vaksin Covid-19.
DuPont naik USD6,26, atau 8,8%, menjadi USD77,49 setelah hasil kuartalannya mengejutkan naik.
Sementara itu, saham Tesla turun USD36,59, atau 3%, menjadi USD1.172 setelah Chief Executive Elon Musk mengatakan di Twitter bahwa pembuat mobil listrik belum menandatangani kesepakatan untuk Hertz untuk membeli kendaraannya. Saham Tesla melonjak pekan lalu setelah Hertz mengatakan telah memesan 100.000 mobil.
Di bursa lainnya, Stoxx Europe 600 bertambah 0,1%. Di Asia, pasar saham sebagian besar melemah. Di Jepang, Nikkei 225 turun 0,4%, sementara di Hong Kong, Indeks Hang Seng turun 0,2%. Di China daratan, Shanghai Composite Index turun 1,1%.
Pada hari Selasa, Arista Networks memimpin S&P 500. Perusahaan perangkat keras jaringan tersebut naik USD83,30, atau 20%, menjadi USD491,87 setelah membukukan hasil yang lebih baik dari perkiraan Senin sore, mengumumkan pemecahan saham empat-untuk-satu dan mengungkapkan rencana untuk pembelian kembali saham senilai USD1 miliar.
Baca Juga: Menakar Dampak Tapering Off The Fed Bagi Indonesia
Saham Under Armour bertambah USD3,62, atau 16%, menjadi USD25,60 setelah pembuat pakaian itu membukukan penjualan dan pendapatan kuartal ketiga yang mengalahkan proyeksi Wall Street. Pfizer naik USD1,81, atau 4,1%, menjadi USD45,45 setelah melaporkan pendapatan yang mengalahkan perkiraan analis berkat penjualan vaksin Covid-19.
DuPont naik USD6,26, atau 8,8%, menjadi USD77,49 setelah hasil kuartalannya mengejutkan naik.
Sementara itu, saham Tesla turun USD36,59, atau 3%, menjadi USD1.172 setelah Chief Executive Elon Musk mengatakan di Twitter bahwa pembuat mobil listrik belum menandatangani kesepakatan untuk Hertz untuk membeli kendaraannya. Saham Tesla melonjak pekan lalu setelah Hertz mengatakan telah memesan 100.000 mobil.
Di bursa lainnya, Stoxx Europe 600 bertambah 0,1%. Di Asia, pasar saham sebagian besar melemah. Di Jepang, Nikkei 225 turun 0,4%, sementara di Hong Kong, Indeks Hang Seng turun 0,2%. Di China daratan, Shanghai Composite Index turun 1,1%.
(akr)
Lihat Juga :