Serius Kembangkan Wisata Ramah Muslim, Ini Strategi Korea
Rabu, 03 November 2021 - 23:42 WIB
loading...
A
A
A
Mengusung tema “Sebelum Ke Sana, Kita Ketemu di Sini”, KTO ingin masyarakat dapat mengetahui informasi penting dalam mempersiapkan perjalanan mereka ke Korea setelah pandemi mereda.
Digelar secara virtual, Muslim Friendly Korea Festival menyajikan pilihan menu mulai dari budaya, fashion, makanan, destinasi antimainstream, hallyu dan wellness, tentunya yang ramah bagi wisatawan muslim.
"Di Seoul tadinya agak susah cari restoran vegan dan ramah muslim, tapi sekarang bahkan ada aplikasi dan website-nya. Sebagian besar tempat wisata pasti menyediakan pilihan menu untuk orang muslim. Di daerah Gangnam juga banyak dan lengkap makanan untuk muslim juga," ungkap Han Yoo Ra, Youtuber dan influencer asal Korea yang pernah tinggal di Indonesia.
Baca juga: Gochujang Halal Pertama Diperkenalkan lewat Web Series di YouTube
Terpisah, pengajar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Rahmi Fitriyanti mengatakan, Korea menggunakan K-Pop sebagai strategi soft diplomacy-nya dalam penyebaran budaya di Indonesia, di mana budaya tersebut membuat orang Indonesia ingin sekali datang langsung ke Korea. Belum lagi banyak drama Korea yang berhasil memikat fans fanatiknya untuk bisa membeli produk kecantikan dan mencoba makanan Korea seperti kimchi.
"Jumlah kunjungan wisatawan Indonesia yang ke Korea pada 2018 sebanyak 249.000, meningkat dibanding tahun sebelumnya. Sebaliknya, wisatawan Korea yang ke Indonesia menurun. Untuk itu, kita harus belajar dari Korea dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Indonesia, bukan hanya ke Bali tapi juga destinasi wisata menarik lainnya," paparnya.
Digelar secara virtual, Muslim Friendly Korea Festival menyajikan pilihan menu mulai dari budaya, fashion, makanan, destinasi antimainstream, hallyu dan wellness, tentunya yang ramah bagi wisatawan muslim.
"Di Seoul tadinya agak susah cari restoran vegan dan ramah muslim, tapi sekarang bahkan ada aplikasi dan website-nya. Sebagian besar tempat wisata pasti menyediakan pilihan menu untuk orang muslim. Di daerah Gangnam juga banyak dan lengkap makanan untuk muslim juga," ungkap Han Yoo Ra, Youtuber dan influencer asal Korea yang pernah tinggal di Indonesia.
Baca juga: Gochujang Halal Pertama Diperkenalkan lewat Web Series di YouTube
Terpisah, pengajar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Rahmi Fitriyanti mengatakan, Korea menggunakan K-Pop sebagai strategi soft diplomacy-nya dalam penyebaran budaya di Indonesia, di mana budaya tersebut membuat orang Indonesia ingin sekali datang langsung ke Korea. Belum lagi banyak drama Korea yang berhasil memikat fans fanatiknya untuk bisa membeli produk kecantikan dan mencoba makanan Korea seperti kimchi.
"Jumlah kunjungan wisatawan Indonesia yang ke Korea pada 2018 sebanyak 249.000, meningkat dibanding tahun sebelumnya. Sebaliknya, wisatawan Korea yang ke Indonesia menurun. Untuk itu, kita harus belajar dari Korea dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Indonesia, bukan hanya ke Bali tapi juga destinasi wisata menarik lainnya," paparnya.
(ind)
Lihat Juga :