alexametrics

Insight dan YIIM Dukung Madura United Tanggap Covid-19

loading...
Insight dan YIIM Dukung Madura United Tanggap Covid-19
Insight dan perusahaan lainnya menyalurkan bantuan penanganan Covid-19 di Madura. Foto/Ist
A+ A-
JAKARTA - PT Insight Investments Management (Insight) dan Yayasan Inspirasi Indonesia Membangun (YIIM) mendukung Madura United Football Club untuk memberikan dukungan sosial kemasyarakatan berupa sumbangan penyediaan Alat Perlindungan Diri (APD), pembagian sembako, dan penyemprotan disinfektan di 4 kabupaten di Madura. Kegiatan yang berlangsung pada 19-20 Mei tersebut diharapkan bisa membantu mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah tersebut.

Dukungan Insight dan perusahaan lainnya dalam penyaluran bantuan terhadap penanganan Covid-19 tersebut berupa penyaluran 320 APD, 14.160 masker kain dan masker medis, 250 liter hand sanitizer, 7.200 paket sembako, 21,6 ton beras, 400 kardus mie instan, dan 300 liter disinfektan untuk penyemprotan di 18.250 titik yang tersebar dalam 4 kabupaten di Madura.

"Jumlah pasien Covid-19 di Indonesia masih banyak sehingga tenaga medis masih berperang merawat para pasien. Karena itu, penting bagi para tenaga medis untuk mengenakan alat perlindungan lengkap dan upaya dari masyarakat sendiri guna memutus rantai penyebaran Covid-19," ujar Direktur Utama Insight Investments Management Ekiawan Heri Primaryanto melalui keterangan pers, Kamis (4/6/2020).



(Baca Juga: Peduli COVID-19, Pegawai OJK Relakan Pemotongan 9 Bulan Gaji)

Ekiawan menambahkan penyaluran sembako diharapkan dapat membantu pemerintah untuk meringankan beban masyarakat yang terdampak akibat pandemi Covid-19, serta memberikan dorongan kepada masyarakat lainnya untuk lebih peduli dengan sesama.

Selain Insight dan YIIM, penyaluran bantuan juga didukung oleh Patrokimia Gresik, Pojur, Pupuk Indonesia Holding Company, dan Yayasan Madura Peduli Indonesia. Insight dan YIIM berharap melalui bantuan yang diberikan dapat mempercepat penanganan Covid-19 dan dapat disalurkan kepada pihak yang membutuhkan secara tepat.

Pengadaan sumbangan ini didorong oleh jumlah pasien Covid-19 yang terus bertambah sementara persediaan APD mulai menipis. Bantuan donasi saat ini diprioritaskan penyaluran APD mengingat banyaknya jumlah rumah sakit yang mulai kesulitan mendapatkan APD yang memadai untuk penanganan pasien.

"Kami berharap melalui gerakan ini masyarakat terinspirasi untuk mewujudkan kebaikan dan kepedulian terhadap orang lain yang sulit mendapatkan penghasilan yang disebabkan oleh dampak penyebaran Covid-19," tambah Ketua Pengurus YIIM Chrisbiantoro.
(fai)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top