Bank Sentral RI dan Arab Kompak Perangi Pencucian Uang dan Pendanaan Teroris Global

Selasa, 09 November 2021 - 06:28 WIB
loading...
Bank Sentral RI dan...
MoU BI-CBUAE dipertukarkan oleh kedua bank sentral pada pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Wakil Presiden dan Perdana Menteri Persatuan Emirat Arab Shaikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, di Dubai. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Bank Indonesia (BI) dan Bank Sentral Uni Emirat Arab (Central Bank of the United Arab Emirates/CBUAE) siap memberantas praktik pencucian uang dan pendanaan untuk para terorisme (APU-PPT). Komitmen ini tercantum dalam Nota Kesepahaman untuk kerja sama dalam Sistem Pembayaran dan Inovasi Keuangan Digital (SP-IKD).

Kerjasama tersebut memiliki fokus di tiga bidang utama yaitu inovasi digital layanan keuangan dan pembayaran, sistem pembayaran lintas batas termasuk sistem pembayaran ritel. Kedua negara akan melakukan kerja sama dalam model sistem keuangan konvensional dan syariah.

Lebih jauh direncanakan akan dilakukan berbagai aktivitas seperti dialog kebijakan, pertukaran informasi, kerja sama teknis, program pengenalan fintech, working-level committee, atau kerja sama lain yang relevan oleh BI dan CBUAE.

Baca juga: UEA Bakal Kucurkan Rp457 Triliun, Erick Thohir: Bukan Utang

Nota Kesepahaman ditandatangani oleh Gubernur BI Perry Warjiyo dan Gubernur CBUAE Khaled Mohamed Balama, serta dipertukarkan oleh kedua bank sentral pada pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Wakil Presiden dan Perdana Menteri Persatuan Emirat Arab (PEA) sekaligus Ruler of Dubai Shaikh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, di Dubai PEA.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan kerjasama dengan CBUAE sebagai upaya Bank Indonesia dalam memperluas kerja sama antara BI dengan mitra strategis di berbagai lokasi.

Kemudian ini juga merupakan wujud kontribusi BI dalam mendukung upaya pemerintah Indonesia untuk menjadi anggota Financial Action Task Force (FATF).

"Sekaligus ini menunjukkan komitmen Bank Indonesia dalam memerangi tindakan pencucian uang dan pendanaan terorisme, serta memenuhi rekomendasi FATF," ujar Perry dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (9/11/2021).

Baca juga: Uang Elektronik Digunakan di Transportasi Publik, Nomor 1 Asyik untuk Keliling Jakarta

Gubernur CBUAE Khaled Mohamed Balama menyampaikan bahwa Nota Kesepahaman ini mencerminkan strategi CBUAE untuk mengembangkan sistem pembayaran yang efisien dalam infrastruktur keuangan yang kuat. Hal tersebut termasuk kerja sama dengan bank sentral mitra untuk memenuhi standar internasional dalam rangka meningkatkan kepercayaan pasar.

"Hal dimaksud juga merupakan langkah nyata CBUAE untuk mencapai pemahaman yang sama dalam mencari solusi dan memperkuat upaya bersama melawan aktivitas keuangan ilegal," tandasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat, Kurs Dolar AS Kini di Rp17.860
Bidik Integrasi Aset...
Bidik Integrasi Aset Digital dan Ekonomi Riil, JAM Coin Resmi Meluncur
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
Rekomendasi
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
Digitalisasi Data, Penerima...
Digitalisasi Data, Penerima Bansos Diverifikasi lewat Pengenalan Wajah
Pejuang Hizbullah Sergap...
Pejuang Hizbullah Sergap Pasukan Israel di Lebanon
Berita Terkini
Tren Paylater Makin...
Tren Paylater Makin Menjangkit, Literasi Keuangan Dinilai Jadi Faktor Penting
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Infografis
Hasil Drawing Babak...
Hasil Drawing Babak 4: Timnas Indonesia Satu Grup dengan Irak dan Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved