Sempat Melandai, IHSG Ditutup Nanjak ke Level 6.691
Kamis, 11 November 2021 - 15:46 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kantongi Investasi Rp633 Triliun dari UEA, Bahlil: Ini Bukan Angka Kaleng Kerupuk
Terdapat 221 emiten menguat, 269 yang melemah, dan 172 lainnya stagnan. Total transaksi mencapai Rp5,9 triliun dari 15,3 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Head of Business Development PT FAC Sekuritas Kenji Putera Tjahaja mencermati pergerakan indeks masih dalam tekanan setelah sempat naik beberapa waktu lalu. Salah satunya pemicunya dari Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat yang melampaui perkiraan pasar sebelumnya.
"IHSG ini cukup volatile. Diprediksi masih dalam tekanan setelah sempat naik beberapa waktu belakangan. Terkait dengan inflasi AS ini memang jauh lebih tinggi dari perkiraan karena angka CPI sebelumnya diperkirakan oleh pasar ada di angka 5,9 persen tetapi melampaui sampai di 6,2 persen," kata Kenji, Kamis (11/11/2021).
Terdapat 221 emiten menguat, 269 yang melemah, dan 172 lainnya stagnan. Total transaksi mencapai Rp5,9 triliun dari 15,3 miliar lembar saham yang diperdagangkan.
Head of Business Development PT FAC Sekuritas Kenji Putera Tjahaja mencermati pergerakan indeks masih dalam tekanan setelah sempat naik beberapa waktu lalu. Salah satunya pemicunya dari Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat yang melampaui perkiraan pasar sebelumnya.
"IHSG ini cukup volatile. Diprediksi masih dalam tekanan setelah sempat naik beberapa waktu belakangan. Terkait dengan inflasi AS ini memang jauh lebih tinggi dari perkiraan karena angka CPI sebelumnya diperkirakan oleh pasar ada di angka 5,9 persen tetapi melampaui sampai di 6,2 persen," kata Kenji, Kamis (11/11/2021).
(ind)
Lihat Juga :