Indonesia-Inggris Genjot Kerja Sama Perdagangan dan Investasi
Kamis, 11 November 2021 - 15:43 WIB
loading...
A
A
A
Menlu juga menyampaikan bahwa pertemuan dengan investor Inggris di sela-sela COP26 membawa komitmen baru untuk ekonomi hijau Indonesia. "Saya sangat senang bahwa pertemuan dengan investor Inggris di sela-sela COP26 menghasilkan komitmen baru sebesar USD9,29 miliar untuk ekonomi hijau," ujarnya.
Baca Juga: Kantongi Investasi Rp633 Triliun dari UEA, Bahlil: Ini Bukan Angka Kaleng Kerupuk
Menlu Retno juga dalam pertemuan itu menyampaikan permintaan lebih banyak insentif untuk kayu Indonesia di bawah kerja sama Forest Law Enforcement, Governance and Trade- Voluntary Partnership Agreements (FLEGT-VPA).
Indonesia-Inggris juga sepakat untuk mendorong kemajuan Komite Ekonomi dan Perdagangan Bersama (JETCO) untuk membahas kemungkinan membangun perdagangan bebas atau kesepakatan perdagangan terbatas dan mempromosikan saling pengakuan standar dan sertifikasi.
"Kami juga sepakat untuk mengintensifkan kerja sama di bidang ekonomi digital dan keamanan siber. Dan kami memulai diskusi tentang cara terbaik untuk memiliki mobilitas yang aman antara dua negara," pungkas Menlu Retno.
Baca Juga: Kantongi Investasi Rp633 Triliun dari UEA, Bahlil: Ini Bukan Angka Kaleng Kerupuk
Menlu Retno juga dalam pertemuan itu menyampaikan permintaan lebih banyak insentif untuk kayu Indonesia di bawah kerja sama Forest Law Enforcement, Governance and Trade- Voluntary Partnership Agreements (FLEGT-VPA).
Indonesia-Inggris juga sepakat untuk mendorong kemajuan Komite Ekonomi dan Perdagangan Bersama (JETCO) untuk membahas kemungkinan membangun perdagangan bebas atau kesepakatan perdagangan terbatas dan mempromosikan saling pengakuan standar dan sertifikasi.
"Kami juga sepakat untuk mengintensifkan kerja sama di bidang ekonomi digital dan keamanan siber. Dan kami memulai diskusi tentang cara terbaik untuk memiliki mobilitas yang aman antara dua negara," pungkas Menlu Retno.
(fai)
Lihat Juga :