Smesco Bersama LAKON Indonesia Dukung UMKM Produsen Kain Daerah

Jum'at, 12 November 2021 - 07:34 WIB
loading...
Smesco Bersama LAKON...
MenkopUKM Teten Masduki saat mengunjungi pameran kain daerah produksi UMKM. Foto/IqbalDwiPurnama/MPI
A A A
JAKARTA - KRTA merupakan salah satu hasil inisiatif "Future Fashion" dari Smesco Labo yang digagas oleh Leonard Theosabrata selaku direktur utama Smesco Indonesia, di bawah Kementerian Koperasi dan UKM.

Dalam inisiatif perdana ini Smesco berkolaborasi dengan LAKON Indonesia untuk menghasilkan satu rangkaian siluet yang dapat digunakan untuk mengembangkan para UMKM di seluruh wilayah Indonesia. Rangkaian siluet tersebut diberi judul ARADHANA.

Baca juga: Hadiri Project KRTA, Menkop Teten: Kain Daerah Punya Nilai Ekonomi Tinggi

Direktur Utama Smesco Indonesia, Leonard Theosabrata mengatakan sebetulnya Indonesia banyak pakaian daerah, namun masih cukup jarang untuk dipakai keseharian. Menurutnya pakaian daerah sudah seharusnya digunakan dalam berbagai acara dan kegiatan sehari-hari supaya bisa menciptakan sebuah identitas nasional.

"Kita tidak mengganti yang daerah, tapi menawarkan sesuatu yang baru. Harapannya semoga identitas ini menjadi identitas nasional kita juga, misal di luar negeri, saya mempunyai mimpi pribadi lima tahun dari sekarang mungkin kalau kita ke acara yang formal begitu bisa pakai baju daerah," ujar Leonard dalam konferensi pers, proyek KTRA, Kamis (11/11/2021).

Leonard menambahkan, ketika sudah banyak masyarakat yang menggunakan pakaian daerah, dampaknya cukup bagus untuk pengembangan serta pemulihan UMKM, khususnya penghasil kain.

"Tentunya nanti kalau masyarakatnya lebih banyak mengadopsi dan memakai, UMKM-nya kan diuntungkan. Itu nilai ekonominya, itu hal yang terpenting dari proyek KERTA ini," sambungnya.

Selain itu Founder LAKON Indonesia, Theresia Mareta menambahkan, proyek KERTA adalah hasil dari Smesco Labo milik Smesco Indonesia yang tujuan akhirnya adalah untuk pembinaan UMKM penghasil fashion.

Baca juga: Menegangkan, Jet Tempur Rusia Cegat Pesawat Mata-mata Inggris

"Jadi apa yang kami lakukan di sini adalah kami mengeksplore pakaian tradisional Indonesia yang dipakai dari barat sampai timur Indonesia. Lalu kami juga mempelajari kain-kain tradisional Indonesia," sambung Theresia.

"Pada akhirnya yang ingin dituju adalah pelatihan dan pembinaan untuk UMKM supaya mereka bisa mengeksplore kain-kain tradisional dari berbagai daerah, dan tentunya yang paling sulit itu biasanya tenun," pungkasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Lewat LinkUMKM BRI,...
Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas Lampung
Holding Ultra Mikro...
Holding Ultra Mikro Buktikan Dampak Nyata, Evanti Sukses Usaha Rumahan hingga Jadi Agen BRILink
SRC Perkuat Pemberdayaan...
SRC Perkuat Pemberdayaan UMKM, Dorong Omzet Toko Kelontong
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Berawal dari Pesanan...
Berawal dari Pesanan Kerabat, Tas Serat Alam Mlatiwangi Sukses Mendunia Bersama LinkUMKM BRI
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Rekomendasi
Fans Jepang Punguti...
Fans Jepang Punguti Sampah Usai Jepang Imbangi Belanda 2-2
Jumhur Dorong Penanaman...
Jumhur Dorong Penanaman Bambu untuk Serap Emisi dan Tingkatkan Penghasilan Warga
Polda Metro: 2 Kasino...
Polda Metro: 2 Kasino Berkedok Timezone Omzetnya Capai Rp2,1 Miliar
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Stok BBM Global Menipis,...
Stok BBM Global Menipis, Dunia Sedang Menguras Cadangan Minyaknya
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved