Tommy Soeharto Tak Terima Asetnya Disita Negara, Begini Tanggapan Kemenkeu

Jum'at, 12 November 2021 - 15:55 WIB
loading...
Tommy Soeharto Tak Terima...
Tommy Soeharto berencana menempuh jalur hukum terkait penyitaan aset oleh negara dalam kasus BLBI. FOTO/Antara Photo
A A A
JAKARTA - Tommy Soeharto tidak terima asetnya yang terkait kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) disita negara. Hutomo Mandala Putra berencana menempuh jalur hukum guna menyelamatkan hartanya.

Rencana tersebut mendapat respons dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Direktur Hukum dan Humas Direktorat Jenderal Kekayanan Negara (DJKN) Tri Wahyuningsih Retno Mulyani menyatakan akan melihat upaya hukum apa yang akan ditempuh. "Kita akan sama-sama lihat apa langkah hukum yang beliau akan tempuh," ungkap dia di acara temu virtual, Jumat (12/11/2021).

Baca Juga: 124 Ha Asetnya di Karawang Disita Satgas BLBI, Tommy Soeharto Melawan

Namun demikian, pihaknya mengaku belum memperoleh informasi terkait upaya hukum yang akan dilakukan anak mantan Presiden Soeharto tersebut. "Kami dari Kementerian Keuangan, Satgas BLBI dan KPKNL (Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang) yang mengurus utang Pak Tommy sampai saat ini belum ada informasi lebih lanjut," kata dia.

Menurut dia saat ini fokus Satgas BLBI untuk terus menuntaskan tagihan utang BLBI kepada sejumlah pihak terkait. Penagihan tersebut diatur berdasarkan masing-masing kelompok kerja.

Baca Juga: Sita Aset Tommy Soeharto Rp600 Miliar, Mahfud MD Pastikan Satgas BLBI Punya Dokumen Hukum

Adapun setiap kelompok kerja yang dibuat oleh Kementerian Keuangan fokus menngangi satu kasus. "Saat ini yang belum kita lihat belum bisa kita sampaikan. Nanti kalau sudah baru akan disampaikan oleh Kepala Satgas," terangnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Berubah Pikiran,...
Purbaya Berubah Pikiran, Masa Tugas Satgas BLBI Bakal Diperpanjang
Robert Marbun Jabat...
Robert Marbun Jabat Sekjen Baru Kemenkeu, Purbaya Sebut Penyegaran
Juda Agung Calon Kuat...
Juda Agung Calon Kuat Wamenkeu Baru, Begini Respons Istana
Jelang Tutup Tahun 2025,...
Jelang Tutup Tahun 2025, Sisa Anggaran MBG Masih Rp18,1 Triliun
Purbaya Tetap Buru Utang...
Purbaya Tetap Buru Utang Obligor BLBI meski Satgas Dibubarkan
Purbaya Lempar ke BI...
Purbaya Lempar ke BI soal Redenominasi Rupiah: Bukan Wewenang Kemenkeu
Desain Cetak Biru RAPBN...
Desain Cetak Biru RAPBN 2027, Prabowo Patok Kurs Rupiah Rp16.800–Rp17.500 per Dolar AS
KPK, Itjen Kemenkeu,...
KPK, Itjen Kemenkeu, dan Ditjen Bea Cukai Petakan Pos Rawan Korupsi
17 Orang Ditangkap Dalam...
17 Orang Ditangkap Dalam OTT KPK di Ditjen Bea Cukai
Rekomendasi
Rano Karno Sebut Jakarta...
Rano Karno Sebut Jakarta Masuk 53 Kota Terbaik Dunia Kalahkan Washington DC
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Dokter Ungkap Penyebab...
Dokter Ungkap Penyebab Bau Kaki yang Sebenarnya, Ternyata Bukan Karena Keringat
Berita Terkini
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Lewat Platform Digital...
Lewat Platform Digital Elevate, SIG Perkuat Pengelolaan SDM dan Budaya Inovasi
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved