Layani 13,7 Juta Pemeriksaan Kesehatan, Laba Bersih Prodia Melesat 318 Persen
Selasa, 16 November 2021 - 19:10 WIB
loading...
A
A
A
Dengan tingkat posisi kas dan setara kas sebesar Rp 679,21 miliar, Perseroan memiliki posisi keuangan yang solid untuk mendukung kesinambungan operasi dan pengembangan bisnis Perseroan.
Baca Juga: Ikut 'Jualan' Vaksinasi Covid-19, Saham Prodia Meroket
Per September 2021, Prodia telah meluncurkan pemeriksaan genomik diantaranya Leukemia Phenotyping untuk mendeteksi tipe kanker darah pada pasien leukemia akut; NEUROgenomics merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi kerentanan genetik seseorang terhadap penyakit yang berkaitan dengan gangguan saraf seperti di antaranya penyakit Alzheimer, Skizofrenia, dan Stroke.
“Fokus strategi Prodia sejak awal adalah mengembangkan tes pemeriksaan khusus dan terbaru sesuai perkembangan ilmu dan teknologi Lab kesehatan termasuk genomik, dan juga pemeriksaan kesehatan berbasis kesehatan individu. Kami memperluas layanan pemeriksaan kesehatan yang sifatnya preventif sehingga sejalan dengan tujuan kami dalam mempromosikan paradigma sehat,” tambah Dewi.
Sebelumnya, Prodia terpilih menjadi salah satu perusahaan Indonesia yang masuk ke dalam daftar Forbes Asia’s Best Under a Billion 2021. Forbes Asia’s Best Under a Billion 2021 adalah daftar yang memuat 200 perusahaan terbaik di Asia Pasifik dengan kategori pendapatan diatas USD10 juta dan di bawah USD1 miliar atau Rp 14 triliun.
Baca Juga: Ikut 'Jualan' Vaksinasi Covid-19, Saham Prodia Meroket
Per September 2021, Prodia telah meluncurkan pemeriksaan genomik diantaranya Leukemia Phenotyping untuk mendeteksi tipe kanker darah pada pasien leukemia akut; NEUROgenomics merupakan pemeriksaan genomik yang digunakan untuk mengidentifikasi kerentanan genetik seseorang terhadap penyakit yang berkaitan dengan gangguan saraf seperti di antaranya penyakit Alzheimer, Skizofrenia, dan Stroke.
“Fokus strategi Prodia sejak awal adalah mengembangkan tes pemeriksaan khusus dan terbaru sesuai perkembangan ilmu dan teknologi Lab kesehatan termasuk genomik, dan juga pemeriksaan kesehatan berbasis kesehatan individu. Kami memperluas layanan pemeriksaan kesehatan yang sifatnya preventif sehingga sejalan dengan tujuan kami dalam mempromosikan paradigma sehat,” tambah Dewi.
Sebelumnya, Prodia terpilih menjadi salah satu perusahaan Indonesia yang masuk ke dalam daftar Forbes Asia’s Best Under a Billion 2021. Forbes Asia’s Best Under a Billion 2021 adalah daftar yang memuat 200 perusahaan terbaik di Asia Pasifik dengan kategori pendapatan diatas USD10 juta dan di bawah USD1 miliar atau Rp 14 triliun.
(akr)
Lihat Juga :