Layani 13,7 Juta Pemeriksaan Kesehatan, Laba Bersih Prodia Melesat 318 Persen
Selasa, 16 November 2021 - 19:10 WIB
loading...
PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) mencetak peningkatan pendapatan bersih sebesar 65,60% menjadi Rp1,99 triliun dan pertumbuhan laba bersih 318%. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA) mencetak peningkatan pendapatan bersih sebesar 65,60% menjadi Rp1,99 triliun dan pertumbuhan laba bersih 318% menjadi Rp 511,08 miliar pada kuartal III 2021. Margin laba bersih dan margin EBITDA masing-masing mengalami peningkatan menjadi sebesar 61,9% dan 37,4%.
Perseroan berhasil mencatatkan rasio lancar sebesar 736,1% dan rasio cepat 709,1%. Posisi keuangan Perseroan tetap sehat dengan rasio total utang terhadap EBITDA operasional sebesar 0,63x dan total utang terhadap ekuitas sebesar 0,22x.
Hingga September 2021, Prodia telah melayani 13,7 juta pemeriksaan kesehatan dengan komposisi lebih dari 80% terdiri dari tes esoterik (tes khusus/baru) dan tes rutin, serta 18% pemeriksaan terkait COVID-19 dan pemeriksaan kesehatan lainnya.
Baca Juga: Ditopang Tes Covid dan Digitalisasi, Laba Prodia Melonjak 2.000%
Pendapatan tes esoterik mengalami pertumbuhan 110,7% menjadi sebesar Rp 828,69 miliar. Pendapatan tes rutin juga meningkat 45% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Jumlah kunjungan pelanggan (patient visit) juga mengalami peningkatan 37,6% menjadi lebih dari 2.683.905 per Kuartal III 2021.
Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty mengatakan, bahwa pertumbuhan pendapatan dan laba bersih pada kuartal III 2021 ditopang oleh peningkatan permintaan pemeriksaan kesehatan terutama pemeriksaan tes rutin untuk cek kesehatan secara umum dan tes esoterik termasuk tes genomik, yang mengalami pertumbuhan cukup baik.
Perseroan berhasil mencatatkan rasio lancar sebesar 736,1% dan rasio cepat 709,1%. Posisi keuangan Perseroan tetap sehat dengan rasio total utang terhadap EBITDA operasional sebesar 0,63x dan total utang terhadap ekuitas sebesar 0,22x.
Hingga September 2021, Prodia telah melayani 13,7 juta pemeriksaan kesehatan dengan komposisi lebih dari 80% terdiri dari tes esoterik (tes khusus/baru) dan tes rutin, serta 18% pemeriksaan terkait COVID-19 dan pemeriksaan kesehatan lainnya.
Baca Juga: Ditopang Tes Covid dan Digitalisasi, Laba Prodia Melonjak 2.000%
Pendapatan tes esoterik mengalami pertumbuhan 110,7% menjadi sebesar Rp 828,69 miliar. Pendapatan tes rutin juga meningkat 45% dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Jumlah kunjungan pelanggan (patient visit) juga mengalami peningkatan 37,6% menjadi lebih dari 2.683.905 per Kuartal III 2021.
Direktur Utama Prodia, Dewi Muliaty mengatakan, bahwa pertumbuhan pendapatan dan laba bersih pada kuartal III 2021 ditopang oleh peningkatan permintaan pemeriksaan kesehatan terutama pemeriksaan tes rutin untuk cek kesehatan secara umum dan tes esoterik termasuk tes genomik, yang mengalami pertumbuhan cukup baik.
Lihat Juga :