alexametrics

District 1 Meikarta Siapkan Infrastruktur Pendukung Jelang AKB

loading...
District 1 Meikarta Siapkan Infrastruktur Pendukung Jelang AKB
District 1 Meikarta siapkan infrastruktur pendukung jelang PSBB transisi. Foto/Dok.
A+ A-
JAKARTA - Sesudah masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tahap lima selesai, Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, merancang pemberlakuan adaptasi kebiasaan baru atau AKB.

Menyambut era AKB atau di Jakarta dipakai istilah PSBB transisi tersebut, pengembang kota baru Meikarta menyiapkan beragam infrastruktur pendukung di District 1 Meikarta, Lippo Cikarang. Salah satunya yakni fasilitas drive thru dine in.

"Intinya, ini untuk mendukung tekad pemerintah menggairahkan kembali proses pemulihan ekonomi, khususnya di sektor perdagangan secara bertahap dengan tetap melakukan protokol kesehatan cegah Covid-19 secara ketat," kata Head Marcomm Meikarta, Andika Surya Pratama dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat (5/6/2020).



Sebuah layar besar dipasang di lahan parkir di kawasan District 1. Sehingga pengunjung yang datang membeli makanan dan bahan lain di semua tenant di District 1 Meikarta nantinya akan terhibur saat menunggu pesanan.

Mereka dapat menyaksikan siaran yang ditampilkan pengelola mulai dari informasi seputar Covid-19, soal AKB menuju new normal, tayangan hiburan bahkan pertandingan olahraga, termasuk sepak bola.

"Fasilitas tersebut dikhususkan untuk pengunjung yang membeli makanan di gerai-gerai ada di kawasan District 1 Meikarta," ujarnya. Fasilitas tersebut tanpa dipungut bayaran alias non komersial dan bertujuan untuk menggerakkan perekonomian.

Andika menyebutkan, langkah itu sebagai salah satu upaya untuk menarik pengunjung membeli makanan di gerai-gerai di kawasan District 1 Meikarta yang saat ini tengah mengalami masa-masa sulit akibat dampak Covid-19.

Format drive thru dine in itu dibuat mengikuti aturan physical distancing. Saat pengunjung masuk di kawasan Meikarta District 1, mobil akan melewati proses pengecekan orang-orang hingga suhu badan.

Petugas juga akan memeriksa apakah penumpang mobil sesuai protokol Covid-19. Yaitu hanya berpenumpang maksimal 50% dari kapasitas tempat duduk mobil. Selain itu, pengunjung juga harus menggunakan masker meski berada di dalam mobil.

Di lahan yang dijadikan drive thru dine in hanya diizinkan ada 30 mobil. Satu mobil dengan mobil lainnya berjarak satu hingga dua meter. "Waktu pengunjung di tempat itu pun terbatas, hanya diperbolehkan 1,5 jam," tutup Andika.
(bon)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak
Top