Luhut Cek Langsung Pelabuhan Patimban sebelum Dikelola Jepang dan PPI
Jum'at, 19 November 2021 - 08:01 WIB
loading...
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meninjau Pelabuhan Patimban, Kamis 18 November 2021. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meninjau Pelabuhan Patimban , Kamis (18/11). Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan pelabuhan menjelang peralihan operator. Sebelumnya, Patimban dikelola PT Pelindo III (Persero) melalui penugasan oleh Kementerian Perhubungan. Namun mulai Desember, pengelolaannya akan diserahkan kepada PT Pelabuhan Patimban Indonesia (PPI) dan Toyota Tsusho Corporation.
"Di sini saya ingin mendengar progresnya secara langsung bagaimana penyelesaian akses jalan menuju pelabuhan, termasuk konektivitas jalur pantura dan akses jalan tol, kondisi operasional pelabuhan dan besaran muatan, juga ketersediaan sarana prasarana pendukung seperti air, Listrik, Bahan Bakar Minyak (BBM) dan telekomunikasi. Oleh karena itu pelabuhan Patimban ini sangat perlu kita dorong progresnya," kata Menko Luhut melalui pernyataan resmi, Jumat (19/11/2021).
Baca Juga: Tenaga Kerja China Seliweran di Proyek Smelter, Luhut Buka Suara
Kedatangan Luhut ke Patimban tersebut dilakukan guna mengevaluasi operasional pelabuhan Patimban setelah hampir 1 tahun beroperasi dan meninjau ketersediaan sarana dan prasarana pendukung. Pelabuhan Patimban ini diharapkan menjadi stimulator pengembangan wilayah di daerah Subang serta dapat memangkas waktu tempuh distribusi dari Kawasan industri ke Pelabuhan.
"Presiden Jokowi meminta agar Pelabuhan Patimban juga mendukung ekspor produk selain otomotif, seperti menggerakkan ekonomi UMKM, sektor pertanian, industri kreatif, serta produk lainnya, sehingga mampu bersaing di pasar global," paparnya.
"Di sini saya ingin mendengar progresnya secara langsung bagaimana penyelesaian akses jalan menuju pelabuhan, termasuk konektivitas jalur pantura dan akses jalan tol, kondisi operasional pelabuhan dan besaran muatan, juga ketersediaan sarana prasarana pendukung seperti air, Listrik, Bahan Bakar Minyak (BBM) dan telekomunikasi. Oleh karena itu pelabuhan Patimban ini sangat perlu kita dorong progresnya," kata Menko Luhut melalui pernyataan resmi, Jumat (19/11/2021).
Baca Juga: Tenaga Kerja China Seliweran di Proyek Smelter, Luhut Buka Suara
Kedatangan Luhut ke Patimban tersebut dilakukan guna mengevaluasi operasional pelabuhan Patimban setelah hampir 1 tahun beroperasi dan meninjau ketersediaan sarana dan prasarana pendukung. Pelabuhan Patimban ini diharapkan menjadi stimulator pengembangan wilayah di daerah Subang serta dapat memangkas waktu tempuh distribusi dari Kawasan industri ke Pelabuhan.
"Presiden Jokowi meminta agar Pelabuhan Patimban juga mendukung ekspor produk selain otomotif, seperti menggerakkan ekonomi UMKM, sektor pertanian, industri kreatif, serta produk lainnya, sehingga mampu bersaing di pasar global," paparnya.
Lihat Juga :