Bisnis Kecantikan Tetap Kinclong Saat Pandemi, Ini 3 Resep dari The Bath Box

Sabtu, 20 November 2021 - 08:11 WIB
loading...
Bisnis Kecantikan Tetap...
Fokus pada pelanggan menjadi salah satu kunci merek produk kecantikan lokal The Bath Box dalam mendongkrak omzet hingga 400% dan menembus pasar luar negeri. Foto/Instagram The Bath Box
A A A
JAKARTA - Pandemi Covid-19 memukul banyak sektor bisnis, salah satunya adalah bisnis kecantikan. Berbagai pembatasan dilakukan termasuk penutupan pusat perbelanjaan yang mengakibatkan sejumlah bisnis kecantikan terpaksa menutup tokonya dan beralih jualan daring (online) untuk memaksimalkan penjualannya.

Di sisi lain, pandemi mengubah kebiasaan dan kebutuhan masyarakat. Dengan himbauan untuk lebih banyak berdiam di rumah, masyarakat terlebih kaum hawa memiliki waktu luang untuk merawat diri menggunakan produk kecantikan seperti skincare dan body care.

Baca juga: Selalu Terlihat Glowing, Ini Produk Skincare yang Dipakai Seleb Korea

Hal tersebut tentunya menjadi kabar baik bagi para pelaku industri kecantikan. Mengutip data Statista, pendapatan industri kecantikan Indonesia pada tahun 2020 diprediksi mencapai USD7,095 miliar atau setara Rp99,3 triliun (asumsi kurs Rp14.000) atau tumbuh 2,84% dari tahun sebelumnya.

"Industri kecantikan tetap tumbuh di masa pandemi karena penjualan online meningkat dua kali lipat, orang enggan mendatangi klinik kecantikan saat pandemi, dan orang lebih banyak melakukan perawatan sendiri di rumah," ujar B2B Domestic Head Indocare Gunawan Tegar Bakti dalam acara seminar yang digelar belum lama ini oleh Entrepreneurs.id bersama merek produk kecantikan lokal The Bath Box, dikutip Sabtu (20/11/2021).

Geliat bisnis kecantikan di masa pandemi juga dikonfirmasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang menyebut bahwa minat dan potensi bisnis kosmetika tetap tumbuh walaupun pandemi melanda Indonesia sejak Maret 2020. Berdasarkan data perizinan yang didapatkan di BPOM, ada peningkatan perizinan notifikasi kosmetik di BPOM yaitu sekitar kurang lebih 73.000-an notifikasi di 2019 menjadi 75.500 di 2020.

Baca juga: Intip Evolusi Kecantikan Rani Mukerji, Natural Sampai Dandanan Bold

Sementara itu, berdasarkan data customer Indocare B2B, pengusaha yang memproduksi produk kecantikan sebelumnya hanyalah merek ternama. Namun per tahun 2021, sudah ada ratusan pengusaha yang mampu memproduksi produk kecantikan lokal. Hal ini membuktikan bahwa semenjak pandemi, industri kecantikan adalah salah satu peluang usaha yang cukup diminati masyarakat.

"Kalau tertarik berbisnis kecantikan, sebaiknya miliki brand skincare sendiri karena kita bisa langsung jualan dan menjangkau market Indonesia, sehingga bisa langsung cuan," kata Gunawan kepada para peserta yang hadir secara luring (offline) dan daring. "Untuk memulainya kita harus punya konsep, paham kebutuhan pasar, ilmu pemasaran, dan keterampilan pemasaran digital," imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Co-Founder dan CEO The Bath Box Nikolaus Kristama membeberkan resep sukses merek kecantikan lokal dalam presentasi berjudul "3 Strategi Bisnis The Bath Box Tumbuh 400% Hingga Menembus Pasar Luar Negeri Hanya Dalam Waktu 1 Tahun".

Baca juga: Vakum di Industri Hiburan, Bella Shofie Kini Fokus Bergelut di Dunia Kecantikan

Dia bercerita bisnis yang dibangun bersama beberapa rekannya sejak 2013 itu diawali dari percobaan membuat produk kecantikan dengan menggunakan alat masak dapur. "Kebetulan salah satu Co Founder kami seorang chef," ungkapnya.

Lima tahun berselang, tepatnya pada 2018 Nikolaus dan rekan bisnisnya mulai resmi menjual produk The Bath Box setelah mengantongi izin BPOM dan memiliki pabrik serta tim RnD sendiri. Kini, produk yang banyak dipasarkan secara daring ini banyak disukai konsumen dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri.

Dia pun lantas membagikan tiga kunci sukses The Bath Box hingga mampu menembus pasar luar negeri dalam waktu setahun. Pertama, pelanggan itu nomor 1.

"Semua customer service (CS) dilatih untuk menjadi teman dan fokus membantu pelanggan. Kami tekankan bahwa apapun pertanyaan dan masalahnya, masalah pelanggan adalah masalah kita. Selain itu, CS harus memahami produk sehingga bisa menjelaskan ke konsumen," tuturnya.

Lihat juga grafis: Jenis Produk Obat-obatan dan Kosmetik yang Wajib Bersertifikat Halal

Resep kedua adalah transformasi digital. Menurut Nikolaus, menggunakan platform digital atau melakukan perubahan ke digital dengan teknologi dapat mempercepat banyak proses yang dilakukan di dalam usaha dan membuat kita lebih hemat waktu. "Dalam melakukan pemasaran di platform daring, buatlah konten yang berkualitas dan bernilai serta menjadi lebih human di media sosial," saran dia.

Ketiga, membangun pengalaman pelanggan. Nikolaus bilang, fokuslah pada hal-hal yang dapat menciptakan pengalaman yang berarti, yang bisa diceritakan kembali dari satu orang ke orang lain. "Ini akan memberikan dampak retensi dan kepuasan jauh lebih baik dari yang Anda bayangkan. ini real branding dan marketing," tandasnya.

Lebih lanjut Nikolaus menambahkan, semua tim punya andil dalam peningkatan omzet The Bath Box hingga 400%. "Saat ini penjualan memang lebih banyak dilakukan secara online, tapi yang pasti kami akan membuka toko (offline) sendiri, kemungkinan pada 2022," bebernya.

Sebagai informasi, seminar kolaborasi Entrepreneurs.id dan The Bath Box bertujuan memberikan sarana edukasi untuk para pengusaha dan calon pengusaha di Indonesia khususnya di bidang industri kecantikan agar dapat semakin berkembang dalam hal pengembangan produk, strategi branding dan pemasaran digital. Kegiatan yang dihadiri lebih dari 300 peserta ini merupakan salah satu komitmen Entrepreneurs.id dalam membantu 1 juta wirausaha melalui edukasi dan teknologi.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
TikTok Dorong Pertumbuhan...
TikTok Dorong Pertumbuhan Industri Kecantikan Malalui ForYouBeauty 2026
Final DSC Season 16:...
Final DSC Season 16: Bangun Stabilitas Fondasi Ekonomi Lewat Ekosistem Wirausaha Berkelanjutan
Indonesia Tertinggal...
Indonesia Tertinggal dari Negara Tetangga, Rasio Kewirausahaan Baru 3,2%
Jamkrindo Kolaborasi...
Jamkrindo Kolaborasi Bekali Peserta Pidana Sosial Keterampilan Wirausaha
Indonesian BRICS Youth...
Indonesian BRICS Youth Forum 2025 Perkuat Peran Generasi Muda di Panggung Internasional
Mengelola Risiko Jadi...
Mengelola Risiko Jadi Skill Penting yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda
IFBC 2026 Palembang...
IFBC 2026 Palembang Dorong Lahirnya Wirausaha Baru
Menandai Perjalanan...
Menandai Perjalanan Panjang Industri Aesthetic di Tanah Air
Rekomendasi
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
Sinopsis Tobat Jatuh...
Sinopsis 'Tobat Jatuh Cinta Eps 7: Mila Tidak Sanggup Lagi Mempertahankan Rumah Tangganya
Jadwal Babak 32 Besar...
Jadwal Babak 32 Besar Piala Dunia 2026: Brasil Jumpa Jepang, Argentina Ditantang Cape Verde
Berita Terkini
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Pemerintah Akan Turunkan...
Pemerintah Akan Turunkan Harga Gas Industri Senin Besok, Said Iqbal: Mitigasi PHK Massal
IHSG Pekan Depan Diprediksi...
IHSG Pekan Depan Diprediksi Rawan Koreksi, Bakal Menguji Level 5.723-5.784
Ancaman PHK Masih Mengintai,...
Ancaman PHK Masih Mengintai, Said Iqbal: Dipicu Kenaikan Harga BBM dan Relokasi Pabrik
Infografis
3 Ruas Tol Fungsional...
3 Ruas Tol Fungsional Dibuka Gratis saat Mudik Lebaran 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved