Ibu Dua Anak Gugat Perusahaan Elon Musk atas Kasus Pelecehan Seksual
Sabtu, 20 November 2021 - 16:51 WIB
loading...
A
A
A
Jessica menambahkan, dalam satu insiden, seorang pria mengangkatnya, meletakkan tangan di sekitar tubuhnya. Di tempat lain, seorang pria meletakkan kakinya di antara paha Jessica. Perlakuan itulah yang kemudian memicu Jessica untuk mengambil tindakan.
"Setelah hampir tiga tahun mengalami semua pelecehan, itu merampas rasa aman Anda, itu hampir membuat Anda tidak manusiawi," kata Barraza kepada Washington Post, dikutip dari BBC, Sabtu (20/11/2021).
Jessica lantas menuduh bahwa Tesla mendorong iklim pelecehan seksual. Dia mengatakan pernah mengajukan dua keluhan pada bulan September dan Oktober, tetapi masalah yang dia angkat tidak ditangani manajemen Tesla.
Langkah Jessica mengajukan tuntutan merupakan sebuah gebrakan. Pasalnya, Tesla seperti halnya banyak perusahaan teknologi lain mengharuskan karyawan menandatangani perjanjian arbitrase untuk menghindari perselisihan di tempat kerja muncul ke pengadilan. Namun, dia mengatakan persyaratan "tidak masuk akal" membuat perjanjian itu tidak dapat dilaksanakan.
Menarikya, pelecehan seksual atau tindakan perundungan yang dialami Jessica mendapat "dukungan" dari pekerja lain. Washington Post melaporkan bahwa beberapa pekerja menguatkan pernyataan Jessica itu.
"Setelah hampir tiga tahun mengalami semua pelecehan, itu merampas rasa aman Anda, itu hampir membuat Anda tidak manusiawi," kata Barraza kepada Washington Post, dikutip dari BBC, Sabtu (20/11/2021).
Jessica lantas menuduh bahwa Tesla mendorong iklim pelecehan seksual. Dia mengatakan pernah mengajukan dua keluhan pada bulan September dan Oktober, tetapi masalah yang dia angkat tidak ditangani manajemen Tesla.
Langkah Jessica mengajukan tuntutan merupakan sebuah gebrakan. Pasalnya, Tesla seperti halnya banyak perusahaan teknologi lain mengharuskan karyawan menandatangani perjanjian arbitrase untuk menghindari perselisihan di tempat kerja muncul ke pengadilan. Namun, dia mengatakan persyaratan "tidak masuk akal" membuat perjanjian itu tidak dapat dilaksanakan.
Menarikya, pelecehan seksual atau tindakan perundungan yang dialami Jessica mendapat "dukungan" dari pekerja lain. Washington Post melaporkan bahwa beberapa pekerja menguatkan pernyataan Jessica itu.
Lihat Juga :