Harga Minyak Goreng dan Telur Ayam Ngamuk, Tukang Gorengan: Dagangan Babak Belur
Minggu, 21 November 2021 - 20:16 WIB
loading...
A
A
A
Yanti yang sehari-hari buka usaha berjualan gorengan pun kelimpungan dengan harga minyak dan telur yang melambung. "Gimana dong ini, harga telur naik, minyak naik, saya pusing. Saya jualan gorengan di pasar jadi babak belur," tukasnya.
Meski ada kenaikan bahan baku gorengan, Yanti mengaku harga gorengannya tidak dinaikkan, tetap Rp1.000 per buah. Hal itu dilakukan agar pembeli tidak lari.
Baca juga: Tergiur Harga Murah, Emak-emak di Depok Korban Penipuan Jual Beli Minyak Goreng
"Saya jualan di pasar, keliling, jualan gorengan di rumah juga. Tapi walaupun minyak sama telur naik, saya tetap jualannya Rp1.000-an, biar pelanggan nggak lari. Soalnya kalau saya naikin jadi Rp2.000, banyak yang komen," tuturnya.
Yanti pun menyiasati persoalan ini dengan menghemat penggunaan minyak goreng. Pasalnya, dia bilang, jika tidak demikian bahan-bahan lainnya seperti terigu, sayuran dan telur tidak bisa terbeli. "Minyaknya yang saya iritin. Soalnya kalau mau beli lagi, bahan-bahan yang lain nggak bisa kebeli," ucapnya.
Meski ada kenaikan bahan baku gorengan, Yanti mengaku harga gorengannya tidak dinaikkan, tetap Rp1.000 per buah. Hal itu dilakukan agar pembeli tidak lari.
Baca juga: Tergiur Harga Murah, Emak-emak di Depok Korban Penipuan Jual Beli Minyak Goreng
"Saya jualan di pasar, keliling, jualan gorengan di rumah juga. Tapi walaupun minyak sama telur naik, saya tetap jualannya Rp1.000-an, biar pelanggan nggak lari. Soalnya kalau saya naikin jadi Rp2.000, banyak yang komen," tuturnya.
Yanti pun menyiasati persoalan ini dengan menghemat penggunaan minyak goreng. Pasalnya, dia bilang, jika tidak demikian bahan-bahan lainnya seperti terigu, sayuran dan telur tidak bisa terbeli. "Minyaknya yang saya iritin. Soalnya kalau mau beli lagi, bahan-bahan yang lain nggak bisa kebeli," ucapnya.
(ind)
Lihat Juga :