Delapan Bulan Pascapeluncuran, Kepala Bea Cukai Batam Paparkan Progres dan Capaian BLE
Selasa, 23 November 2021 - 20:50 WIB
loading...
A
A
A
Sedangkan layanan persetujuan kedatangan kapal, hingga 12 November 2021 sudah tercatat 3.182 transaksi. “Saat ini juga kemajuan lainnya adalah bersama Lembaga National Single Window (LNSW) kita kembangkan SSm untuk pengangkut yang dimaksudkan agar agen pelayaran cukup menyampaikan seluruh informasi terkait kedatangan/keberangkatan kapal satu kali saja ke Sistem Indonesia National Single Window (INSW),” papar Ambang.
Dia juga memaparkan progres dan capaian terkait kolaborasi sistem layanan logistik antarpelaku usaha. “Pemesanan truk sudah tercatat 44 transaksi, pemesanan kapal 97 transaksi, dan pemesanan gudang 195 transaksi, juga kami telah melaksanakan sharing session dengan para pelaku usaha di bidang tersebut untuk mengevaluasi dan mengetahui kondisi lapangan,” kata Ambang.
Terkait layanan pembayaran, Ambang melaporkan bahwa telah dilakukan penandatangan perjanjian kerja sama (PKS) dan sharing session dengan Bank Mandiri untuk memaksimalkan layanan pembayaran pada BLE. “Bank Mandiri sudah PKS, juga akan disusul bank-bank BUMN dan swasta lainnya,” katanya.
Terakhir, terkait progres penataan sistem dan tata ruang Pelabuhan Batu Ampar, gate in/out telah selesai direnovasi dengan CCTV akan terintegrasi dengan Auto Gate System (AGS) KPU BC Batam dan Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, pengerasan Container Yard seluas 2 hektar dan tempat pemeriksaan fisik terpadu telah selesai dibangun. Pihaknya juga menyampaikan bahwa Delivery Order (DO) sudah tercatat sebanyak 11.515 transaksi, dan Surat Penyerahan Peti Kemas (SP2) tercatat 875 transaksi.
Penasihat Khusus Menko Marves Bidang Pertahanan dan Keamanan, Laksamana TNI (Purn.) Prof Marsetio menyampaikan bahwa BLE merupakan salah satu hal yang dapat meningkatkan daya tarik bagi investor untuk berinvestasi di Kota Batam.
Dia juga memaparkan progres dan capaian terkait kolaborasi sistem layanan logistik antarpelaku usaha. “Pemesanan truk sudah tercatat 44 transaksi, pemesanan kapal 97 transaksi, dan pemesanan gudang 195 transaksi, juga kami telah melaksanakan sharing session dengan para pelaku usaha di bidang tersebut untuk mengevaluasi dan mengetahui kondisi lapangan,” kata Ambang.
Terkait layanan pembayaran, Ambang melaporkan bahwa telah dilakukan penandatangan perjanjian kerja sama (PKS) dan sharing session dengan Bank Mandiri untuk memaksimalkan layanan pembayaran pada BLE. “Bank Mandiri sudah PKS, juga akan disusul bank-bank BUMN dan swasta lainnya,” katanya.
Terakhir, terkait progres penataan sistem dan tata ruang Pelabuhan Batu Ampar, gate in/out telah selesai direnovasi dengan CCTV akan terintegrasi dengan Auto Gate System (AGS) KPU BC Batam dan Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, pengerasan Container Yard seluas 2 hektar dan tempat pemeriksaan fisik terpadu telah selesai dibangun. Pihaknya juga menyampaikan bahwa Delivery Order (DO) sudah tercatat sebanyak 11.515 transaksi, dan Surat Penyerahan Peti Kemas (SP2) tercatat 875 transaksi.
Penasihat Khusus Menko Marves Bidang Pertahanan dan Keamanan, Laksamana TNI (Purn.) Prof Marsetio menyampaikan bahwa BLE merupakan salah satu hal yang dapat meningkatkan daya tarik bagi investor untuk berinvestasi di Kota Batam.
Lihat Juga :