Blok Rokan Makin Tokcer Usai Berhasil Ngebor Sumur ke-100

Selasa, 23 November 2021 - 23:26 WIB
loading...
Blok Rokan Makin Tokcer...
PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berhasil melakukan pengeboran sumur ke-100. Sumur ini menambah catatan pencapaian signifikan dalam program pengeboran sumur-sumur baru di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Riau. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berhasil melakukan pengeboran sumur ke-100. Sumur ini menambah catatan pencapaian signifikan dalam program pengeboran sumur-sumur baru di Wilayah Kerja (WK) Rokan , Riau.

Hari Minggu malam (21/11) sekitar pukul 21:00 WIB, PHR WK Rokan berhasil melakukan pengeboran sumur Petapahan 462 yang berlokasi di Kabupaten Kampar. Pengeboran hingga sumur ke-100 tersebut dicapai dengan nihil kecelakaan fatal dan hanya dalam kurun sekitar tiga setengah bulan setelah alih kelola WK Rokan pada 9 Agustus 2021 lalu.

”Pencapaian luar biasa ini merupakan wujud komitmen seluruh Pekerja di WK Rokan untuk meningkatkan produksi guna mendukung ketahanan energi nasional. Kami menyadari bahwa multiplier effect (manfaat berganda, Red.) dari operasi WK Rokan sangat besar bagi devisa negara, pendapatan daerah, maupun perekonomian masyarakat di sekitar wilayah operasi,” tegas Dirut PHR Jaffee A. Suardin melalui keterangan tertulis pada Selasa (23/11/2021).

Baca Juga: Kondisi RI Saat Ini: Konsumsi Minyak Besar, Tapi Produksi Kurang

Karena itu, lanjut dia, PHR WK Rokan harus menunjukkan kinerja unggul agar sekaligus mendukung pencapaian visi Pertamina untuk menjadi perusahaan energi nasional kelas dunia.

Jaffee menambahkan, pencapaian WK Rokan juga didukung semangat Satu Tim, Satu Tujuan atau One Team, One Goal dari seluruh jajaran manajemen hingga pekerja di lapangan. ”Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan terkait yang telah mendukung operasi PHR, di antaranya pemerintah daerah, TNI/ Polri, SKK Migas, tokoh masyarakat, dan masyarakat secara luas,” katanya.

Mulai pekan lalu, PHR WK Rokan juga telah mengoperasikan rig ke-17, yang merupakan jumlah rig yang sesuai rencana kerja PHR WK Rokan untuk mendukung program pengeboran yang masif dan agresif hingga akhir tahun ini, sekitar 161 sumur tajak.

Kegiatan pengeboran sumur baru dan kerja ulang sumur lama terus dilakukan untuk meningkatkan produksi. Saat ini PHR WK Rokan memproduksi sekitar 162 ribu BOPD (barel minyak per hari), atau naik 4 ribu BOPD dibandingkan sebelum alih kelola yang berada di kisaran 158 ribu BOPD.

Produksi PHR WK Rokan menyumbangkan hampir seperempat dari total jumlah produksi minyak nasional dan merupakan salah satu tulang punggung upaya pencapaian target produksi nasional minyak 1 juta barel per hari (bph) dan gas 12 miliar kaki kubik per hari (bscfd) pada 2030.

Rencana kerja masif dan agresif PHR WK Rokan dijalankan melalui program pengeboran sumur-sumur produksi baru, pengelolaan kinerja base business untuk menahan laju penurunan produksi alamiah, dan keandalan fasilitas operasi.

Baca Juga: Dua Bulan di Pangkuan Ibu Pertiwi, Blok Rokan Sudah Setor Rp2,7 Triliun

Berbagai terobosan dilakukan agar target sumur baru dapat tercapai, di antaranya, tim pengeboran melakukan beberapa kegiatan secara paralel (offline activity), meningkatkan keandalan peralatan pengeboran, dan menyusun perencanaan yang matang dalam pemenuhan sumber daya pendukung agar menghindari terjadinya waktu menunggu servis atau material.

Berbagai terobosan itu sejalan dengan semangat Pertamina untuk meningkatkan produktivitas dengan cara-cara yang efisien.

Selain dari sisi produksi, PHR WK Rokan juga memberikan kontribusi signifikan terhadap penerimaan negara dan daerah. Dalam periode dua bulan pertama pasca alih kelola, PHR WK Rokan menyumbangkan penerimaan negara melalui penjualan minyak mentah bagian negara sekitar Rp 2,1 triliun dan pembayaran pajak sekitar Rp 607,5 miliar termasuk pajak-pajak ke daerah.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PHE Catat Produksi Migas...
PHE Catat Produksi Migas 1,03 Juta BOEPD di 2025, Kuasai 65% Lifting Minyak RI
Stok Minyak Global Terkuras,...
Stok Minyak Global Terkuras, Produksi Kilang China Tiarap hingga Level Terendah
Hasil Efisiensi, PHE...
Hasil Efisiensi, PHE ONWJ Cetak Produksi Minyak Murni 1.321 BOPD
Selat Hormuz Ditutup,...
Selat Hormuz Ditutup, Stok Minyak Kilang Terbesar Vietnam Kritis
OPEC Belum Tamat usai...
OPEC Belum Tamat usai Ditinggal UEA, 7 Raksasa Minyak Geber Produksi 188.000 Barel/Hari
Blokade Selat Hormuz,...
Blokade Selat Hormuz, Pendapatan Minyak Arab Saudi Anjlok Rp1,6 Triliun per Hari
DUNIA GEMPAR! Kilang...
DUNIA GEMPAR! Kilang Minyak UEA Diserang Drone Misterius, Milik Siapa?
Kebakaran Kilang Minyak...
Kebakaran Kilang Minyak Terjadi Serempak di Berbagai Negara, Ada Apa?
Kilang Minyak Terbesar...
Kilang Minyak Terbesar Israel di Haifa Meledak Dihantam Serpihan Rudal Iran!
Rekomendasi
Pernikahan Jennifer...
Pernikahan Jennifer Coppen dan Justin Hubner Digarap EO Milik Thariq Halilintar
KPK Periksa Mantan Stafsus...
KPK Periksa Mantan Stafsus Menag Gus Yaqut terkait Kasus Kuota Haji
Jadwal TKA SMA 2026...
Jadwal TKA SMA 2026 Resmi Dirilis, Simak Tips Jitu Raih Nilai Tertinggi
Berita Terkini
IHSG Ditutup Memerah...
IHSG Ditutup Memerah ke Posisi 6.220, Ada 403 Saham Berjatuhan
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Menhub Minta Tambahan...
Menhub Minta Tambahan Anggaran Rp20 Triliun, Buat Apa?
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
NHM Raih PROPER Biru...
NHM Raih PROPER Biru KLHK, Tegaskan Komitmen terhadap Pengelolaan Lingkungan yang Taat dan Berkelanjutan
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved