Mendag Lutfi Harap Badan Baru Kadin Turut Majukan Perdagangan

Rabu, 24 November 2021 - 13:48 WIB
loading...
Mendag Lutfi Harap Badan...
Mendag Muhammad Lutfi apresiasi pembentukan badan baru Kadin. Foto/AdveniaElisabeth/MPI
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi mengapresiasi pembentukan Badan Logistik dan Rantai Pasok Kamar Dagang Industri (Kadin) Indonesia yang diresmikan hari ini, Rabu (24/11/2021). Menurutnya, pencapaian perdagangan Indonesia hingga Oktober 2021 tidak lepas dari dukungan dan campur tangan Kadin.

Baca juga: Capai Rp2.499 Triliun, Ekspor Nonmigas Indonesia Tembus Rekor Dunia

"Seiring dengan pulihnya ekonomi di tahun ini saya sangat bersyukur perdagangan Indonesia berhasil tumbuh dengan sangat positif dengan mencatatkan beberapa rekor yang membanggakan di tahun ini," ungkapnya dalam Grand Launching Badan Logistik dan Rantai Pasok Kadin Indonesia.

Lutfi memaparkan, hingga Oktober 2021, total perdagangan Indonesia telah berhasil tumbuh lebih dari 39% year on year atau mencapai hampir USD342 miliar.

Begitu pula dengan ekspor yang juga berhasil tumbuh 41,8% YoY atau mencapai lebih dari USD186 miliar. Pencapaian ini merupakan tertinggi sejak 2013.

Selain itu, Indonesia pun berhasil mencatatkan surplus perdagangan sebesar USD30,8 miliar serta rekor surplus nonmigas sebesar USD40,08 miliar, tertinggi sepanjang sejarah.

"Capaian ini tentunya berkat kontribusi seluruh sektor serta kolaborasi yang sinergis antara pemerintah, dunia usaha, dan tentunya juga dengan Kadin Indonesia," ucapnya.

Untuk itu Mendag berharap, ke depannya kolaborasi ini harus terus memperkuat struktur industri Tanah Air sebagai bagian dari rantai pasok perdagangan global. Langkah itu adalah kunci untuk dapat terus bersaing di pasar global, sekaligus menjadi pemimpin di pasar dalam negeri.

Baca juga: Dokumen Teori Relativitas Albert Einstein Terjual Seharga Rp176 Miliar

"Saya berharap ke depannya badan ini dapat bekerja sama dengan pemerintah untuk terus memajukan sektor perdagangan Indonesia," tutup Lutfi.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
Prabowo Resmi Rilis...
Prabowo Resmi Rilis Aturan Ekspor 3 Komoditas Lewat Satu Pintu, Ini Ketentuannya
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
Salurkan Hewan Kurban...
Salurkan Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia, AYP: Bukti Kepedulian Kadin ke Sesama
AYP Serahkan Hewan Kurban...
AYP Serahkan Hewan Kurban ke Musala An-Nur Bukit Duri
Rekomendasi
Mahasiswa Bakal Demo...
Mahasiswa Bakal Demo di 3 Titik Jakarta, Rekayasa Lalin Diberlakukan Situasional
Demo Kenaikan Harga...
Demo Kenaikan Harga Pertamax, Aktivis 98: Ada Pergeseran Orientasi Mahasiswa
Terima Audiensi DPRD...
Terima Audiensi DPRD Malaka, BNPP Bahas Peluang Pengembangan Kawasan Perdagangan Bebas
Berita Terkini
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved