Tolak Rencana IBC Akuisisi Produsen Mobil Listrik Jerman, Ahok: Tidak Layak!

Jum'at, 26 November 2021 - 14:12 WIB
loading...
Tolak Rencana IBC Akuisisi...
Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok. Foto/Instagram @basukibtp
A A A
JAKARTA - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok buka-bukaan soal rencana PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC) mengakuisisi saham produsen mobil listrik asal Jerman, StreetScooter. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menilai rencana tersebut tidak masuk akal.

Sebagai informasi, rencananya akuisisi akan dilakukan oleh anak perusahaan IBC, Odin Automotive. Meski begitu, Ahok menyebut proses pengambilalihan saham StreetScooter tidak layak untuk membangun ekosistem kendaraan listrik dalam negeri.

"Menurut saya tidak layak untuk bisa kembangkan ekosistem EV (Electric Vehicle)," kata Ahok saat dihubungi MNC Portal Indonesia (MPI), Jumat (26/11/2021).

Baca juga: Heboh Soal Toilet SPBU Berbayar, Simak Wejangan Ahok ke Dirut Pertamina

Menurut dia, eloknya IBC memperkuat kerja sama dengan produsen asal Korea Selatan (Korsel), Hyundai. Alasannya, Hyundai sudah memiliki pabrik mobil di Indonesia dan mulai memasarkan mobil listrik di dalam negeri.

Selain itu, ada Wuling Motors, produsen mobil asal China yang menggenjot mobil listrik untuk pasar global. Tak hanya itu, di Indonesia ada ITS yang memproduksi mobil listrik untuk pasar UMKM.

"Lebih baik dengan Hyundai dan lagi yang sudah kerja sama, dan Hyundai sudah ada di sini pabriknya dan mulai pasarkan mobil listrik. Juga ada Wuling dan juga ITS sudah ada jualan mobil listrik UMKM," urainya.

Baca juga: Jokowi Groundbreaking Pabrik Baterai Kendaraan Listrik Senilai Rp15,6 Triliun

IBC merupakan perusahaan patungan empat BUMN yang terdiri atas Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID atau PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero).

Adapun komposisi saham masing-masing perusahaan dalam IBC sebesar 25%. Ahok menilai, Pertamina sebagai pemegang saham 25%, masih melihat hasil due diligence dari rencana akuisisi. Namun, dia berkomitmen menolak aksi korporasi tersebut.

Sebagai catatan juga, pabrik baterai sel (battery cell) kendaraan listrik mulai dibangun di Indonesia sejak akhir Juli 2021 dan akan mulai beroperasi dan berproduksi pada 2023 mendatang.

Pabrik battery cell tersebut merupakan proyek investasi antara konsorsium asal Korea Selatan LG dengan IBC, di mana pada tahap pertama, kapasitas produksinya akan mencapai 10 giga watt per hour.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina Siap Turunkan...
Pertamina Siap Turunkan Harga BBM secara Bertahap Mulai Awal Juli
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Pertamina Mandalika...
Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2, Asah Potensi Pembalap Muda Indonesia
Rekomendasi
Kenapa Sering Sakit...
Kenapa Sering Sakit Padahal Sudah Makan Sehat? Ini Penjelasan dr. Gia Pratama
Mengelola Risiko Jadi...
Mengelola Risiko Jadi Skill Penting yang Harus Dimiliki Entrepreneur Muda
Ayat-ayat Al Quran Tentang...
Ayat-ayat Al Quran Tentang Waktu Salat Fardhu
Berita Terkini
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
GAPKI: Pengawasan Ekspor...
GAPKI: Pengawasan Ekspor Sawit Sudah Ketat, Kuncinya Penegakan Hukum
Jangan Lewatkan! Spesial...
Jangan Lewatkan! Spesial Akhir Pekan di Alfamidi, Banyak Bonus Menanti
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
Infografis
Lokasi Stasiun Pengisian...
Lokasi Stasiun Pengisian Baterai Mobil Listrik di Tol Trans jawa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved