Presidensi G20, Menko Luhut: Ajang Optimalisasi Ekonomi Indonesia
Jum'at, 26 November 2021 - 21:40 WIB
loading...
Saat Welcoming Presidensi Indonesia G20, Luhut bersaksi bahwa para pemimpin global semakin mengakui Indonesia, terutama setelah mengendalikan musuh tak kasat mata secara global. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menkomarves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Presidensi Indonesia G20 akan menjadi ajang optimalisasi Ekonomi Indonesia dengan berbagai multiplier effect di berbagai sektor.
“Serangkaian acara G20 ini nanti kedepan akan dapat mengoptimalkan dan memberikan multiplier effect untuk berbagai sektor mulai dari ekonomi melalui berbagai promosi, investasi, dan perdagangan,” kata Menko Luhut saat menjadi keynote di acara Presidensi Welcoming G20 secara Virtual, Jumat (26/11/202).
Baca Juga: Ini Makna Penting Presidensi G20 bagi Penanganan Pemulihan Covid-19 Dunia
Menko Luhut menyebutkan Indonesia sebagai negara tuan rumah G20 menyiratkan bahwa kita pengakuan, pengaruh, dan kekuatan Indonesia diakui secara global. Ditambah menurutnya, mereka juga menunggu peningkatan peran regional dan global.
“Saya harus bersaksi bahwa para pemimpin global semakin mengakui Indonesia, terutama setelah mengendalikan penyebaran COVID-19, musuh tak kasat mata secara global," ungkapnya.
“Serangkaian acara G20 ini nanti kedepan akan dapat mengoptimalkan dan memberikan multiplier effect untuk berbagai sektor mulai dari ekonomi melalui berbagai promosi, investasi, dan perdagangan,” kata Menko Luhut saat menjadi keynote di acara Presidensi Welcoming G20 secara Virtual, Jumat (26/11/202).
Baca Juga: Ini Makna Penting Presidensi G20 bagi Penanganan Pemulihan Covid-19 Dunia
Menko Luhut menyebutkan Indonesia sebagai negara tuan rumah G20 menyiratkan bahwa kita pengakuan, pengaruh, dan kekuatan Indonesia diakui secara global. Ditambah menurutnya, mereka juga menunggu peningkatan peran regional dan global.
“Saya harus bersaksi bahwa para pemimpin global semakin mengakui Indonesia, terutama setelah mengendalikan penyebaran COVID-19, musuh tak kasat mata secara global," ungkapnya.
Lihat Juga :