Rebound Strategi AP I Sambut Era The New Normal
Minggu, 07 Juni 2020 - 13:08 WIB
loading...
A
A
A
Angkasa Pura I memetakan dan menyiapkan touch points pengguna bandara yang akan berubah perilakunya menjadi new normal pada fase baru pandemi Covid-19 atau ketika pandemi dinyatakan usai.
“Misalnya kelengkapan alat atau prosedur pada beberapa touch points seperti Konter check-in: wajib menggunakan masker dan sarung tangan, serta sanitasi bagasi. Security check: sanitasi barang bawaan, CCTV enhancement untuk dapat mengenali wajah dan masker, thermal scanner.
Waiting room: posisi tempat duduk diberi jarak, makanan dijual menggunakan vending machine, pembayaran digital.Boarding gate: antrean minimal 1,5 meter antar penumpang.
2. Penguatan Portofolio Bisnis Baru
Mengembangkan adjacent business untuk memperkuat portofolio. Ditambah serta menciptakan new business stream yang tidak memiliki ketergantungan terhadap jumlah trafik pesawat dan penumpang. Mengoptimalkan asset lahan tidak produktif untuk menunjang new business stream. Diversifikasi pendapatan melalui digital monetizing dan optimalisasi anak perusahaan agar dapat menciptakan ekosistem bandara yang terintegrasi melalui aerocity, cargo village, amusement park, dan komponen lainnya.
3. Business Process Improvement
Perbaikan proses bisnis eksisting dalam konteks revenue safeguarding dan cost leadership. Selanjutnya dukungan fungsi digital dalam perbaikan proses bisnis seperti penggunaan artificial intelligence untuk mencatat pergerakan parkir pesawat dan penggunaan aviobridge.
“Misalnya kelengkapan alat atau prosedur pada beberapa touch points seperti Konter check-in: wajib menggunakan masker dan sarung tangan, serta sanitasi bagasi. Security check: sanitasi barang bawaan, CCTV enhancement untuk dapat mengenali wajah dan masker, thermal scanner.
Waiting room: posisi tempat duduk diberi jarak, makanan dijual menggunakan vending machine, pembayaran digital.Boarding gate: antrean minimal 1,5 meter antar penumpang.
2. Penguatan Portofolio Bisnis Baru
Mengembangkan adjacent business untuk memperkuat portofolio. Ditambah serta menciptakan new business stream yang tidak memiliki ketergantungan terhadap jumlah trafik pesawat dan penumpang. Mengoptimalkan asset lahan tidak produktif untuk menunjang new business stream. Diversifikasi pendapatan melalui digital monetizing dan optimalisasi anak perusahaan agar dapat menciptakan ekosistem bandara yang terintegrasi melalui aerocity, cargo village, amusement park, dan komponen lainnya.
3. Business Process Improvement
Perbaikan proses bisnis eksisting dalam konteks revenue safeguarding dan cost leadership. Selanjutnya dukungan fungsi digital dalam perbaikan proses bisnis seperti penggunaan artificial intelligence untuk mencatat pergerakan parkir pesawat dan penggunaan aviobridge.
Lihat Juga :