Akuisisi Pabrik Mobil Listrik Ditolak Ahok, Pengamat Duga Ada Tekanan Kuat

Minggu, 28 November 2021 - 17:56 WIB
loading...
Akuisisi Pabrik Mobil...
Komisaris Utama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok tolak akuisisi mobil listrik Jerman. Foto/Instagram@basukibtp
A A A
JAKARTA - Sikap Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok ) yang menolak wacana pembelian StreetScooter milik perusahaan mobil Deutsche Post DHL Group, Jerman, diduga ada tekanan besar. Hal ini disampaikan oleh pengamat kebijakan publik, Adib Miftahul, yang menilai rencana akusisi itu sebagai langkah strategi untuk pengembangan mobil listrik nasional.

Baca juga: Tolak Rencana IBC Akuisisi Produsen Mobil Listrik Jerman, Ahok: Tidak Layak!

"Secara etis, cara dan sikap komunikasi seperti ini tentu sangat politis dan jauh dari tradisi dialog bangsa Indonesia. Sebagai komisaris utama, beliau seharusnya bisa lebih wise dalam membicarakan urusan perseroan di wilayah publik. Jangan seolah-olah menjadi pihak yang baik dan benar sendiri di internal perusahaan," kata Adib, Minggu (28/11/2021).

Jika dilihat dari alurnya, kata Adib, perusahaan sudah menandatangani NDA (non disclosure agreement), maka tindakan Ahok sangat membahayakan posisi perusahaan itu. Keputusan bisnis yang diwacanakan oleh manajemen Pertamina tersebut juga tentu memiliki pertimbangan bisnis tertentu, baik dari sisi brand image dan kualitas produk StreetScooter, kesempatan Indonesia untuk melakukan loncatan teknologi, dan tentunya kesanggupan keuangan Pertamina.

"Ahok bisa disebut sebagai orang yang paling bertanggung jawab atas segregasi sosial politik bangsa selama selama ini. Karena pernyataan politisnya yang mengganggu dan menyinggung pihak lain," tegasnya.

Menurutnya, jangan sampai isu mobil listrik ini justru hanya dijadikan komoditas politik Ahok. Lalu Menimbulkan kegaduhan sosial dan khususnya di internal Pertamina.

"Atau mungkin karena bukan perusahaan mobil China yang diakuisisi? Sehingga Ahok menunjukan ketidaksetujuan keputusan bisnis tersebut dengan berupaya meraih simpati publik," ujar Adib.

Diketahui, dalam statementnya di salah satu media, Ahok menyatakan daripada aengakuisisi perusahaan mobil listrik, lebih baik mengajak kerja sama dengan salah satu brand kendaraan Rodarempat asal China yang juga saat ini sudah memproduksi mobil listrik.

"Tentunya statement ini mempertegas posisi keberadaan Ahok dalam menolak rencana akuisisi perusahaan mobil StreetScooter. Dan tegas terlihat Ahok seolah-olah mau menahan berkembangnya Industri mobil listrik yang bisa dimiliki oleh Indonesia," papar Adib.

Adib mempertanyakan bagaimanapun apabila Pertamina Power Indonesia (PPI) bisa mengakusisi perusahaan mobil StreetScooter yang sudah berjalan memproduksi dan memasarkan mobil listrik, maka ke depannya bangsa kita bisa lebih cepat masuk dalam Industri kendaraan listrik yang sangat berpotensial.

"Pertamina Power Indonesia juga bisa menaruh langsung putra putri indonesia dalam pabrik tersebut sehingga transfer technology atas Industri kendaraan listrik bisa lebih cepat dan akurat dalam penetrasinya," tegasnya.

Diketahui, Pernyaatan Basuki Tjahaja Purnama di kanal Youtube “Panggil Saya BTP” berjudul “Pejabat Tidak Boleh Takut untuk Mengeksekusi” yang dirilis hari Jumat lalu (19/11/2021) menuai kontroversi di tengah masyarakat mengenai road map mobil listrik (electric Vehicleatau eV) yang sedang dikerjakan dan dikembangkan pemerintahan Presiden Joko Widodo.

Menurut Ahok, rencana yang pernah dipaparkan Pertamina Power Indonesia (PPI) agar Indonesian Batery Corporation (IBC) mengakuisisi perusahaan mobil StreetScooter milik Deutsche Post DHL Group, Jerman, tidak didasarkan pada valuasi yang jelas.

“Kami rasa alasan bahwa valuasi tidak jelas itu meremehkan kapabilitas tim Pertamina dan IBC dalam melakukan analisa investasi. Tentunya selain tim internal, ada konsultan-konsuktan yang membantu juga. Kelihatannya justru semasa Ahok sebagai komut, kondisi Pertamina lamban berkembang, dan hal ini sudah menjadi perhatian bapak Presiden," kata Adib.

Baca juga: Final Indonesia Open 2021: Supajirakul/Taerattanachai Kampiun, Tundukkan Watanabe/Higashino

"Hal-hal yang dilakukan Ahok makin jelas menjurus ke permainin politik karena selain kritik terhadap strategi nasional mobil listrik yang dicanangkan Presiden, dia juga melemparkan tuduhan-tudahan lain ke BPK dan BUMN-BUMN lain bahwa mereka semua ‘bermain’ bersama," tutup Adib.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
Purbaya Tunda Insentif...
Purbaya Tunda Insentif Pajak Kendaraan Listrik Satu Bulan
Tinjauan ke Lampung,...
Tinjauan ke Lampung, Ali Masykur Musa Dorong Layanan infrastruktur EV Makin Andal
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Rekomendasi
Nyaris Kaya Mendadak,...
Nyaris Kaya Mendadak, Driver Ojol Tak Menyangka Temuan Ini Disebut Jeratan Gaib
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
Tantri Kotak Beberkan...
Tantri Kotak Beberkan Awal Mula Jadi Korban Penipuan, Bermula dari Teman Sekolah Anak
Berita Terkini
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
AHY Ungkap Ego Sektoral...
AHY Ungkap Ego Sektoral Jadi Hambatan Tata Kelola Kebandarudaraan
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Asabri Gandeng Bio Farma...
Asabri Gandeng Bio Farma Edukasi Kanker Serviks di Sespim Polri
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
Infografis
Baterai Mobil Listrik...
Baterai Mobil Listrik Made in Karawang Mendunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved