Omicron Mengintai, Pelaku Pariwisata Dilema Sambut Libur Nataru
Senin, 29 November 2021 - 12:34 WIB
loading...
A
A
A
“Jika imun sudah kuat, maka itu akan membentuk keselamatan untuk para pengunjung. Virus varian baru ini berkembang terus sekarang dengan adanya vaksin pun dia terus bermutasi, dengan demikian kita harus menjaga. Artinya, dengan adanya varian baru jangan sampai kecolongan lagi, ini yang harus dijaga betul,” tambahnya.
Baca juga: Tangkal Omicron, Pendatang dari Afrika Akan Dikerangkeng 14 Hari
Meski demikian, Azril mengatakan Pemerintah harus memberikan berbagai insentif dan juga stimulus bagi pelaku sektor pariwisata agar terjadinya keseimbangan di masa pencegahan.
“Untuk mengantisipasi pun pemerintah harus memberikan kembali stimulus atau insentif. Memang pemerintah telah melakukan berbagai bantuan usaha dan kepada pelaku pariwisata sudah beberapa kali, tapi kan belum semuanya dan harus dikaji kembali. Banyak pelaku wisata atau usaha yang tidak berbadan hukum yang belum mendapatkan,” paparnya.
Menurut dia, pemerintah seharusnya memberikan pembebasan seperti biaya listrik di daerah pariwisata untuk mendukung hal yang dominan dari sektor ekonomi pariwisata mulai dari warung, restoran, homestay, pajak perusahaan dan pajak lainnya. “Jadi, meski ditahan protokol kesehatan mereka masih bisa hidup, ekonomi jalan dan pencegahan Covid-19 pun efektif,” tandasnya.
Baca juga: Tangkal Omicron, Pendatang dari Afrika Akan Dikerangkeng 14 Hari
Meski demikian, Azril mengatakan Pemerintah harus memberikan berbagai insentif dan juga stimulus bagi pelaku sektor pariwisata agar terjadinya keseimbangan di masa pencegahan.
“Untuk mengantisipasi pun pemerintah harus memberikan kembali stimulus atau insentif. Memang pemerintah telah melakukan berbagai bantuan usaha dan kepada pelaku pariwisata sudah beberapa kali, tapi kan belum semuanya dan harus dikaji kembali. Banyak pelaku wisata atau usaha yang tidak berbadan hukum yang belum mendapatkan,” paparnya.
Menurut dia, pemerintah seharusnya memberikan pembebasan seperti biaya listrik di daerah pariwisata untuk mendukung hal yang dominan dari sektor ekonomi pariwisata mulai dari warung, restoran, homestay, pajak perusahaan dan pajak lainnya. “Jadi, meski ditahan protokol kesehatan mereka masih bisa hidup, ekonomi jalan dan pencegahan Covid-19 pun efektif,” tandasnya.
(ind)
Lihat Juga :