Sri Mulyani Ungkap Bekal Indonesia Hadapi Ketidakpastian di 2022
Senin, 29 November 2021 - 15:08 WIB
loading...
A
A
A
Meski menghadapi dinamika ketidakpastian, Sri Mulyani meyakini perekonomian Indonesia pada tahun depan akan melanjutkan pemulihan yang makin kuat. Penanganan pandemi yang efektif, kata dia, berhasil mengendalikan varian Delta dengan lebih cepat sehingga aktivitas perekonomian kembali meningkat pada kuartal IV 2021.
Baca Juga: Gayatri Rajapatni, Wanita Hebat di Balik Kejayaan Majapahit
"Kasus harian Covid-19 telah menurun, progress vaksinasi pada akhir tahun 2021 dapat mencapai 284,3 juta atau 52,6% penduduk dengan asumsi vaksinasi 1,5 juta dosis per hari. Apabila vaksinasi dapat dilaksanakan 2 juta dosis per hari, maka pada akhir 2021 akan mencapai 301,8 juta dosis atau 55,9% penduduk," paparnya.
Keberhasilan pemerintah Indonesia mengendalikan varian Delta dan terpeliharanya kewaspadaan dan disiplin penerapan protokol kesehatan dan kehati-hatian diharapkan akan menjadi bekal kuat dalam menghadapi munculnya varian baru Omicron Covid-19.
"Langkah pemulihan ekonomi dengan menggunakan instrumen APBN sejak tahun 2020 dan 2021 telah berhasil mendukung penanganan dan pengendalian Covid-19, serta melindungi rakyat melalui bantuan sosial yang diperluas dan mendorong pemulihan ekonomi baik UMKM maupun korporasi," tandasnya.
Baca Juga: Gayatri Rajapatni, Wanita Hebat di Balik Kejayaan Majapahit
"Kasus harian Covid-19 telah menurun, progress vaksinasi pada akhir tahun 2021 dapat mencapai 284,3 juta atau 52,6% penduduk dengan asumsi vaksinasi 1,5 juta dosis per hari. Apabila vaksinasi dapat dilaksanakan 2 juta dosis per hari, maka pada akhir 2021 akan mencapai 301,8 juta dosis atau 55,9% penduduk," paparnya.
Keberhasilan pemerintah Indonesia mengendalikan varian Delta dan terpeliharanya kewaspadaan dan disiplin penerapan protokol kesehatan dan kehati-hatian diharapkan akan menjadi bekal kuat dalam menghadapi munculnya varian baru Omicron Covid-19.
"Langkah pemulihan ekonomi dengan menggunakan instrumen APBN sejak tahun 2020 dan 2021 telah berhasil mendukung penanganan dan pengendalian Covid-19, serta melindungi rakyat melalui bantuan sosial yang diperluas dan mendorong pemulihan ekonomi baik UMKM maupun korporasi," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :