Tragedi Fukushima dan Alasan Jepang Borong Cangkang Sawit Indonesia
Senin, 29 November 2021 - 16:55 WIB
loading...
A
A
A
Pada tahun 2019, Jepang sudah membangun 33 pembangkit listrik, kemudian 2020 meningkat menjadi 41. Selanjutnya pada tahun 2021 meningkat jadi 48 dan 2022 akan meningkat jadi 58 pembangkit.
"Dengan sendirinya kebutuhan cangkang sawit akan semakin meningkat karena jumlah pembangkit listrik yang menggunakan biomassa semakin bertumbuh di Jepang," tuturnya.
Baca juga: Ekspor Cangkang Sawit Terdongkrak Kebijakan Energi Jepang
Menurut dia, pembangkit listrik biomassa di Jepang ada yang menggunakan cangkang sawit 100%, ada juga yang 30% dikombinasikan dengan wood pellet, dan 70% menggunakan cangkang sawit. "Itu yang membuat frekuensi atau volume cangkang sawit kita makin lama makin besar dibutuhkan di negara Jepang," ungkapnya.
Selain itu, karakteristik cangkang sawit Indonesia yang tebal diminati oleh Jepang serta kalori yang dihasilkan dari cangkang sawit Indonesia juga cukup baik berkisar antara 3.900-4.200.
"Dengan sendirinya kebutuhan cangkang sawit akan semakin meningkat karena jumlah pembangkit listrik yang menggunakan biomassa semakin bertumbuh di Jepang," tuturnya.
Baca juga: Ekspor Cangkang Sawit Terdongkrak Kebijakan Energi Jepang
Menurut dia, pembangkit listrik biomassa di Jepang ada yang menggunakan cangkang sawit 100%, ada juga yang 30% dikombinasikan dengan wood pellet, dan 70% menggunakan cangkang sawit. "Itu yang membuat frekuensi atau volume cangkang sawit kita makin lama makin besar dibutuhkan di negara Jepang," ungkapnya.
Selain itu, karakteristik cangkang sawit Indonesia yang tebal diminati oleh Jepang serta kalori yang dihasilkan dari cangkang sawit Indonesia juga cukup baik berkisar antara 3.900-4.200.
(ind)
Lihat Juga :