Ketakutan Terhadap Omicron Bikin Wall Street Babak Belur
Selasa, 30 November 2021 - 23:27 WIB
loading...
Ketidakampuhan vaksin Covid yang ada terhadap Omicron membuat bursa saham Amerika dibuka turun. Foto/Vanityfair.com
A
A
A
JAKARTA - Tiga indeks acuan Wall Street dibuka melemah pada perdagangan Selasa (30/11/2021). Sejumlah emiten sektor pariwisata, transportasi, energi, hingga perbankan merosot tajam menyusul pernyataan pejabat eksekutif Moderna terkait efektivitas vaksin Covid-19 terhadap varian Omicron .
Baca juga: Wall Street Rebound Usai Aksi Jual Imbas Virus Varian Baru Omicron
Tepat pukul 21:30 WIB, Dow Jones Industrial Average (DJI) turun 78,95 poin atau 0,22% di level 35.056,99. S&P 500 (SPX) dibuka lebih rendah sebesar 15,02 poin atau 0,32% di 4.640,25, sedangkan Nasdaq Composite (IXIC) turun 66,34 poin atau 0,42% menjadi 15.716,50 saat bel perdagangan dimulai.
Occidental Petroleum (OXY) memimpin top losers di antara emiten sektor energi dengan penurunan sebesar 3,5% dalam perdagangan pra-market menyusul turunnya harga minyak hampir 3% karena lonjakan permintaan.
Sedangkan dari sektor perbankan, saham Bank of America (BAC) menjadi emiten paling terpuruk sebesar 2%. Dari sektor pariwisata dan transportasi, American Airlines (AAL) Group jatuh 1,5%, operator kapal pesiar Carnival Corp (CUK) melemah 1,9%. Kemudian, Royal Caribbean (RCL) dan Norwegian Cruise Line (NCLH) masing-masing anjlok sekitar 2%.
Seperti diketahui, bursa saham global mengalami penurunan relatif drastis setelah CEO Moderna Stéphane Bancel dalam sebuah wawancara di Financial Times mengatakan ada kemungkinan pihaknya melakukan modifikasi vaksin untuk merespons varian baru ini.
Baca juga: Wall Street Rebound Usai Aksi Jual Imbas Virus Varian Baru Omicron
Tepat pukul 21:30 WIB, Dow Jones Industrial Average (DJI) turun 78,95 poin atau 0,22% di level 35.056,99. S&P 500 (SPX) dibuka lebih rendah sebesar 15,02 poin atau 0,32% di 4.640,25, sedangkan Nasdaq Composite (IXIC) turun 66,34 poin atau 0,42% menjadi 15.716,50 saat bel perdagangan dimulai.
Occidental Petroleum (OXY) memimpin top losers di antara emiten sektor energi dengan penurunan sebesar 3,5% dalam perdagangan pra-market menyusul turunnya harga minyak hampir 3% karena lonjakan permintaan.
Sedangkan dari sektor perbankan, saham Bank of America (BAC) menjadi emiten paling terpuruk sebesar 2%. Dari sektor pariwisata dan transportasi, American Airlines (AAL) Group jatuh 1,5%, operator kapal pesiar Carnival Corp (CUK) melemah 1,9%. Kemudian, Royal Caribbean (RCL) dan Norwegian Cruise Line (NCLH) masing-masing anjlok sekitar 2%.
Seperti diketahui, bursa saham global mengalami penurunan relatif drastis setelah CEO Moderna Stéphane Bancel dalam sebuah wawancara di Financial Times mengatakan ada kemungkinan pihaknya melakukan modifikasi vaksin untuk merespons varian baru ini.
Lihat Juga :