Wall Street Rebound Usai Aksi Jual Imbas Virus Varian Baru Omicron

Selasa, 30 November 2021 - 07:26 WIB
loading...
Wall Street Rebound...
Wall Street ditutup lebih tinggi pada perdagangan Senin (29/11/2021) waktu setempat, mendapatkan kembali beberapa kekuatan yang hilang usai aksi jual pada Jumat lalu. Foto/Dok Reuters
A A A
NEW YORK - Wall Street ditutup lebih tinggi pada perdagangan Senin (29/11/2021) waktu setempat, mendapatkan kembali beberapa kekuatan yang hilang usai aksi jual pada Jumat lalu. Hal itu disebabkan investor tampak berharap bahwa varian baru Omicron tidak akan mengarah pada lockdown setelah jaminan dari Presiden AS Joe Biden.

Mengutip dari Reuters, Nasdaq memimpin kenaikan di antara rata-rata utama dengan bantuan dari sektor teknologi. Sementara S&P dan Dow Jones menguat setelah mengalami penurunan persentase satu hari terbesar di beberapa bulan dalam sesi yang dipersingkat hari Jumat lalu karena investor khawatir bahwa varian Covid-19 terbaru akan menyebabkan gangguan ekonomi.

Baca Juga: Tak Lagi Cemaskan Omicron, Wall Street Kompak Menguat

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 236,6 poin atau 0,68%, menjadi 35.135,94. Selanjutnya S&P 500 naik 60,65 poin atau 1,32% menjadi 4.655,27 dan Nasdaq Composite meningkat 291,18 poin yang setara dengan 1,88% ke level 15.782,83.

Di antara 11 sektor utama S&P, teknologi menjadi pemenang dengan kenaikan secara persentase yakni 2,6%, diikuti oleh sektor konsumen yang ditutup naik 1,6% dengan dorongan dari Amazon.com dan Tesla Inc.

Dorongan besar lainnya dari saham tunggal di S&P datang dari Microsoft dan Apple Inc, yang menguat setelah HSBC menaikkan target harga untuk pembuat iPhone.

Sementara indeks Dow naik, kinerjanya di bawah rekan-rekannya dengan tekanan dari Merck & Co Inc, yang ditutup turun 5,4%. Produsen obat itu memperpanjang kerugian sejak Jumat ketika data terbaru dari studi pil eksperimental Covid-19 menunjukkan kemanjuran yang lebih rendah dalam mengurangi risiko rawat inap dan kematian daripada yang dilaporkan sebelumnya.

Inggris mengatakan, bakal menawarkan vaksin penguat Covid-19 untuk semua orang dewasa dan memberikan dosis kedua kepada anak-anak berusia antara 12 dan 15, mengingat kekhawatiran tentang penyebaran varian Omicron. Dikatakan juga bahwa vaksin Moderna dan Pfizer adalah booster yang lebih disukai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah AS Shutdown,...
Pemerintah AS Shutdown, Wall Street Masih Menguat Dibayangi Pengurangan Suku Bunga The Fed
Perang Dagang Guncang...
Perang Dagang Guncang Pasar Global, Begini Gerak IHSG dalam Sepekan
Tarif Trump Bikin Banyak...
Tarif Trump Bikin Banyak Bursa Saham Ambruk, Warren Buffett: Bukan Apa-apa
Minat Investor RI Tumbuh...
Minat Investor RI Tumbuh ke Pasar Global, Trading Saham AS dalam Genggaman
Wall Street Tumbang...
Wall Street Tumbang Imbas Tarif Trump, Ini Prediksi Bursa Saham RI Pekan Depan
Gentem Group Buka Cabang...
Gentem Group Buka Cabang Pertama di Jakarta, Fokus pada Lifelong Learning
Varian Covid-19 Nimbus...
Varian Covid-19 Nimbus Menyebar di 22 Negara, Ini Gejala dan Risiko yang Harus Diwaspadai
Mengenal Varian Baru...
Mengenal Varian Baru Covid-19 NB.1.8.1 yang Merebak di 22 Negara
WHO: NB.1.8.1 Varian...
WHO: NB.1.8.1 Varian Baru Covid-19, Menyebar ke 22 Negara Termasuk Asia Tenggara
Rekomendasi
Apakah Islam Mengenal...
Apakah Islam Mengenal Harta Gono-gini? Begini Penjelasan Hukum Kepemilikan Suami dan Istri
Dito Ariotedjo Lebih...
Dito Ariotedjo Lebih Langsing saat Penuhi Panggilan KPK Hari Ini: Finish Hyrox Under 2 Jam
Persoalan Dana Talangan...
Persoalan Dana Talangan Membebani Industri Otomotif China
Berita Terkini
AKPY, BPDP dan Ditjenbun...
AKPY, BPDP dan Ditjenbun Sinergi Gelar Pelatihan Teknis 90 Pekebun Sawit
Kemnaker: Korban PHK...
Kemnaker: Korban PHK Tembus 43.000 Orang, Sektor Manufaktur Terbanyak
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
Kabar Buruk, Perusahaan...
Kabar Buruk, Perusahaan Rokok Raksasa Ini Bakal PHK 9.000 Karyawan
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,63 Juta per Gram Hari Ini
QuickPro Ajak Trader...
QuickPro Ajak Trader Emas Bangun Kemandirian Analisa
Infografis
3 Calon Klub Baru Asnawi...
3 Calon Klub Baru Asnawi Usai Pisah dengan Jeonnam Dragons
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved