Menko Airlangga Jabarkan Topik Utama KTT G20 di Bali Tahun Depan
Rabu, 01 Desember 2021 - 19:02 WIB
loading...
A
A
A
Kemitraan dengan KADIN tersebut sejalan dengan slogan utama Business20 yaitu "Advancing Innovative, Inclusive, and Collaborative Growth". Business20 diharapkan mampu mendukung kerja sama lintas batas dan mengupayakan langkah inovatif, seperti yang terkait interaksi dengan pelanggan, desain model bisnis UMKM yang dapat dijadikan sebagai best practices, serta memberdayakan kaum perempuan dan generasi muda dalam upaya pemulihan sektor usaha.
Adapun G20 adalah forum yang saat ini paling berpengaruh karena seluruh anggotanya merepresentasikan lebih dari dua pertiga penduduk dunia, 79% perdagangan global, 80% PDB dunia, dan 80% investasi global. Forum G20 lahir sebagai jawaban atas krisis global tahun 1999, dan kemudian menguat kembali perannya dalam mengatasi dampak krisis tahun 2008. Dengan lebih dari 150 pertemuan yang akan digelar di 19 kota dan sekitar 18.000 lebih delegasi yang akan hadir, Presidensi Indonesia diprediksi membantu penciptaan sekitar 33.000 lapangan kerja, meningkatkan konsumsi domestik hingga Rp1,7 triliun, meningkatkan PDB nasional sebesar Rp7,4 triliun, dengan manfaat total 1,5 sampai dengan 2 kali lebih besar dari penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF-WB pada tahun 2018 di Bali.
Baca Juga: Menko Airlangga Targetkan Kerja Sama Nyata Indonesia di KTT G20
Sebagai tambahan, Webinar yang diselenggarakan oleh Kemlu bekerja sama dengan KADIN dan Indonesian Council on World Affairs (ICWA) ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar, Plt. Kepala Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri Kemlu H.E. Teuku Faizansyah, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Arsjad Rasjid yang diwakili oleh Wakil Ketua Umum Koordinator III KADIN Indonesia / Chair B20 Indonesia Shinta Kamdani.
Adapun G20 adalah forum yang saat ini paling berpengaruh karena seluruh anggotanya merepresentasikan lebih dari dua pertiga penduduk dunia, 79% perdagangan global, 80% PDB dunia, dan 80% investasi global. Forum G20 lahir sebagai jawaban atas krisis global tahun 1999, dan kemudian menguat kembali perannya dalam mengatasi dampak krisis tahun 2008. Dengan lebih dari 150 pertemuan yang akan digelar di 19 kota dan sekitar 18.000 lebih delegasi yang akan hadir, Presidensi Indonesia diprediksi membantu penciptaan sekitar 33.000 lapangan kerja, meningkatkan konsumsi domestik hingga Rp1,7 triliun, meningkatkan PDB nasional sebesar Rp7,4 triliun, dengan manfaat total 1,5 sampai dengan 2 kali lebih besar dari penyelenggaraan pertemuan tahunan IMF-WB pada tahun 2018 di Bali.
Baca Juga: Menko Airlangga Targetkan Kerja Sama Nyata Indonesia di KTT G20
Sebagai tambahan, Webinar yang diselenggarakan oleh Kemlu bekerja sama dengan KADIN dan Indonesian Council on World Affairs (ICWA) ini turut dihadiri oleh Wakil Menteri Luar Negeri Mahendra Siregar, Plt. Kepala Badan Strategi Kebijakan Luar Negeri Kemlu H.E. Teuku Faizansyah, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Arsjad Rasjid yang diwakili oleh Wakil Ketua Umum Koordinator III KADIN Indonesia / Chair B20 Indonesia Shinta Kamdani.
(nng)
Lihat Juga :