Wall Street Dibuka Naik, Saham Boeing Melesat Usai China Cabut Larangan Terbang

Kamis, 02 Desember 2021 - 22:54 WIB
loading...
Wall Street Dibuka Naik, Saham Boeing Melesat Usai China Cabut Larangan Terbang
Tiga indeks acuan Wall Street dibuka menguat pada perdagangan Kamis (2/12/2021). Foto/Ilustrasi/Reuters
A A A
JAKARTA - Tiga indeks acuan Wall Street dibuka menguat pada perdagangan Kamis (2/12/2021). Hingga pukul 21:45 WIB, Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 1,02% di level 34.369,8, S&P 500 (SPX) menguat 0,66%, di 4.542,93, sementara Nasdaq Composite (IXIC) menanjak 0,40%, menjadi 15.315.

Kenaikan bursa Amerika Serikat (AS) malam ini dipimpin oleh emiten produsen pesawat Boeing dan sejumlah saham dari sektor transportasi perjalanan, meskipun kekhawatiran penyebaran virus Corona varian Omicron masih membebani pasar.

Baca juga: 2 Kasus Pertama Varian Omicron Terdeteksi di India

Boeing Co melonjak 5,3% dalam perdagangan pre-market setelah otoritas penerbangan China membuka peluang armada Boeing 737 MAX untuk kembali mengudara setelah sempat ada pelarangan selama lebih dari dua tahun.

Sementara menilik pergerakan indeks Nasdaq, sejumlah emiten terpantau masih mengalami tekanan seperti saham Apple Inc turun 3,1%, kemudian Qualcomm, Skyworks dan Qorvo tergelincir antara 2,5% dan 3,2% setelah Bloomberg melaporkan tentang adanya permintaan yang melambat untuk penjualan iPhone 13.

Baca juga: Grab IPO di Nasdaq, Ekonomi Digital ASEAN Bakal Kian Melejit



Sampai saat ini, kabar penyebaran varian Omicron masih menjadi perhatian pasar Negeri Paman Sam. Terlepas dari ketidakpastian seputar omicron dan dampaknya, Gubernur Bank Sentral AS/Federal Reserve Jerome Powell menegaskan kembali pendiriannya bahwa Fed akan mempertimbangkan untuk mempercepat pengurangan aset yang akan dibahas pada pertemuan 14 hingga 15 Desember. Ini juga bisa berarti kenaikan suku bunga yang lebih cepat dari perkiraan.

Meskipun The Fed telah mengadopsi respons terhadap inflasi yang lebih hawkish, Bank of England dan Bank Sentral Eropa tetap berpegang pada nada dovish mereka.
(ind)
Mungkin Anda Suka
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.2460 seconds (11.210#12.26)