Krakatau Steel Terancam Gulung Tikar Bulan Ini, Ada Apa?
Senin, 06 Desember 2021 - 14:33 WIB
loading...
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/Dok MPI/Arif Julianto
A
A
A
JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir memperkirakan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk akan bangkrut pada Desember 2021 alias bulan ini. Perkiraan itu bila proses negosiasi dan restrukturisasi utang emiten menemui jalan buntu alias gagal.
Pernyataan Erick disampaikan saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI. Dia mencatat, ada tiga tahap restrukturisasi yang ditempuh untuk menyehatkan kinerja keuangan emiten berkode saham KRAS itu, namun pemegang saham cemas nantinya upaya negosiasi berakhir gagal.
"Ada restrukturisasi yang harus dijalankan Krakatau Steel, satu negosiasi ulang dengan Posco ini juga nggak mudah. Tapi memang salah satunya yang sekarang ini krusial, kalau ketiga gagal, kedua gagal, dan pertama gagal maka Desember ini bisa default (bangkrut)" ungkapnya, dikutip Senin (6/12/2021).
Baca juga: Erick Thohir Copot Zulkifli Zaini Sebagai Dirut PLN, Ini Penggantiny a
Menurut Erick, dari tiga langkah restrukturisasi yang ditempuh untuk menyelesaikan perkara Krakatau Steel, salah satunya adalah mencari investor baru dalam proyek blast furnace atau peleburan tanur tinggi.
Proyek tersebut sejak 2011 disebut sebagai proyek yang serbasalah. Pasalnya, akan merugikan perusahaan senilai Rp1,3 triliun setiap tahunnya. Sedangkan jika dihentikan, perseroan akan kehilangan uang sekitar Rp10 triliun.
Pernyataan Erick disampaikan saat rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI. Dia mencatat, ada tiga tahap restrukturisasi yang ditempuh untuk menyehatkan kinerja keuangan emiten berkode saham KRAS itu, namun pemegang saham cemas nantinya upaya negosiasi berakhir gagal.
"Ada restrukturisasi yang harus dijalankan Krakatau Steel, satu negosiasi ulang dengan Posco ini juga nggak mudah. Tapi memang salah satunya yang sekarang ini krusial, kalau ketiga gagal, kedua gagal, dan pertama gagal maka Desember ini bisa default (bangkrut)" ungkapnya, dikutip Senin (6/12/2021).
Baca juga: Erick Thohir Copot Zulkifli Zaini Sebagai Dirut PLN, Ini Penggantiny a
Menurut Erick, dari tiga langkah restrukturisasi yang ditempuh untuk menyelesaikan perkara Krakatau Steel, salah satunya adalah mencari investor baru dalam proyek blast furnace atau peleburan tanur tinggi.
Proyek tersebut sejak 2011 disebut sebagai proyek yang serbasalah. Pasalnya, akan merugikan perusahaan senilai Rp1,3 triliun setiap tahunnya. Sedangkan jika dihentikan, perseroan akan kehilangan uang sekitar Rp10 triliun.
Lihat Juga :