Jubir Menko Luhut: Ada Beberapa Pengetatan di Masa Libur Nataru

Rabu, 08 Desember 2021 - 10:54 WIB
loading...
Jubir Menko Luhut: Ada...
Juru Bicara Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan yaitu Jodi Mahardi mengungkapkan, alasan batalnya Penerapan PPKM level 3 ada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) secara serentak di semua wilayah. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah memutuskan tidak akan menerapkan PPKM Level 3 pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) secara serentak di semua wilayah. Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan yaitu Jodi Mahardi mengungkapkan alasannya.

Jodi menerangkan, batalnya Penerapan PPKM level 3 selama Nataru karena capaian vaksinasi sudah tinggi dan pemerintah akan melakukan asesmen sesuai situasi pandemi sesuai yang berlaku dengan beberapa pengetatan.

“Pemerintah tidak akan menerapkan PPKM level 3 pada periode Natal dan tahun baru nanti. Namun kebijakan PPKM di masa Nataru akan dibuat lebih seimbang disertai dengan aktivitas testing dan juga tracing yang akan digencarkan," kata Jodi Mahardi melalui keterangan resmi, Rabu (7/12/2021).

Baca Juga: PPKM Level 3 Tak Diterapkan, Ekonomi Bisa Tumbuh di Atas 4 Persen

Jodi Mahardi mengutarakan, respons perkembangan dari kabijakan keseimbangan tersebut seiring penanganan yang sudah cukup baik. Sehingga pemerintah memutuskan untuk membuat kebijakan yang lebih seimbang.

"Pemerintah memutuskan tidak menyamaratakan perlakuan di semua wilayah di masa libur menjelang Nataru," ungkapnya.

Sambung dia menuturkan, penerapan PPKM selama Nataru akan tetap mengikuti asesmen situasi pandemi sesuai yang berlaku saat ini. "Akan tetapi dengan beberapa pengetatan regulasi," tambahnya.

Baca Juga: PPKM Level 3 Batal, Pemerintah Diminta Berangkatkan Jamaah Umrah Tahun Ini

Tak hanya itu, keputusan ini didasarkan dengan capaian vaksinasi dosis 1 di Jawa Bali yang sudah mencapai 76% dan untuk dosis 2 sudah mencapai 56%. Vaksinasi diungkap juga olehnya, akan terus digenjot dan saat ini telah mencapai 62-64% dan 42% untuk dosis satu dan dua di Jawa-Bali.

"Sebagai perbandingan belum ada masyarakat Indonesia yang divaksinasi di masa nataru tahun lalu, serta survei bahwa sudah memiliki cover antibodi covid-19 yang kuat," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jadi Menko Infrastruktur,...
Jadi Menko Infrastruktur, AHY Bakal Berkantor di Bekas Gedung Kemenko Marves
Siap-siap, Anak Buah...
Siap-siap, Anak Buah Luhut Beri Bocoran Harga Tiket Pesawat Bakal Turun
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Tidak Akan Cabut BBM Subsidi, Tapi Jumlahnya Dipangkas
Bukan Menaikkan Harga...
Bukan Menaikkan Harga BBM, Pemerintah Akan Tingkatkan Kualitas Bahan Bakar
Luhut Ingin Renovasi...
Luhut Ingin Renovasi Kantor, Anggaran Minta Ditambah Rp212 Miliar
120 Proyek Strategis...
120 Proyek Strategis Miliaran Dolar akan Diwujudkan di World Water Forum ke-10
Tessa Mahardhika Jadi...
Tessa Mahardhika Jadi Plt Direktur Penyelidikan, Jubir KPK Diganti Budi Prasetyo
Masih Perlukah Mencari...
Masih Perlukah Mencari Pengganti Hasan Nasbi setelah Mensesneg Jadi Jubir Presiden?
Mensesneg Jadi Juru...
Mensesneg Jadi Juru Bicara Presiden, AHY Bilang Begini
Rekomendasi
Pulang Ibadah dari Tanah...
Pulang Ibadah dari Tanah Suci, Bolehkah Memakai Gelar Haji?
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved