Lengser dari Dirut PLN, Zulkifli Zaini Bakal Pimpin BUMN Lain

Kamis, 09 Desember 2021 - 16:18 WIB
loading...
Lengser dari Dirut PLN,...
Mantan Dirut PLN Zulkifli Zaini. Foto/Dok SINDOnews/Yulianto
A A A
JAKARTA - Usai mencopot Zulkifli Zaini dari posisinya sebagai Direktur Utama PT PLN (Persero), Menteri BUMN Erick Thohir memastikan Zulkifli akan mengemban amanah baru di perusahaan pelat merah lainnya.

Meski begitu, Erick enggan menyebut nama perseroan negara yang nantinya menjadi tempat penugasan Zulkifli. Namun, besar kemungkinan tugas baru yang diemban Zulkifli terkait percepatan implementasi energi baru terbarukan (EBT) di Tanah Air.

"Yang pasti kita harus lakukan percepatan renewable energy. Pak Zul (Zulkifli Zaini) bersepakat sama saya, Pak Zul bisa tetap bantu saya di tempat lain, tunggu saja tempat lainnya di mana," ujar Erick saat ditemui wartawan di kawasan Sarinah, Kamis (9/12/2021).

Baca juga: Erick Thohir Tepis Isu Pencopotan Dirut PLN Terkait Akuisisi Mobil Listrik Jerman

Melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PLN tahun 2021, Kementerian BUMN pada Senin (6/12/2021) memutuskan mengangkat dan menetapkan Darmawan Prasodjo sebagai Direktur Utama PLN menggantikan Zulkifli Zaini.

Erick Thohir sendiri menepis bila pencopotan Zulkifli sebagai Direktur Utama PLN lantaran tidak menandatangani rencana PT Industri Baterai Indonesia atau Indonesia Battery Corporation (IBC) mengakuisisi saham produsen mobil listrik asal Jerman, StreetScooter. Erick menegaskan tidak ada persoalan apapun dibalik pencopotan Zulkifli Zaini dari pucuk Dewan Direksi BUMN di sektor kelistrikan tersebut.

Di lain sisi, pemegang saham juga tengah menyiapkanperombakan Dewan Direksi dan Komisaris tiga BUMN pertambangan. Ketiganya yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Timah Tbk (TINS). Rencana tersebut dilakukan melalui rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang digelar pada Desember 2021.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pangkas 250 BUMN, Prabowo...
Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Negara Hemat Rp50 Triliun
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
Jasa Marga Perkuat Penciptaan...
Jasa Marga Perkuat Penciptaan Nilai Berkelanjutan, Selaras Arah Transformasi Danantara
PLN Hadirkan Listrik...
PLN Hadirkan Listrik Gratis bagi Masyarakat Kurang Mampu di Siantan
Kontrak Batu Bara Baru...
Kontrak Batu Bara Baru 144 Juta Ton, ESDM Minta PLN Percepat Pengiriman ke PLTU
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Prabowo Sebut BUMN Sumber...
Prabowo Sebut BUMN Sumber Korupsi: Kembalikan Kekayaan Rakyat
Sucofindo Buka Lowongan...
Sucofindo Buka Lowongan Kerja 2026, Lulusan D3/S1 Berbagai Jurusan Merapat!
Rekomendasi
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Menteri Dody Ungkap...
Menteri Dody Ungkap Masalah Internal Kementerian PU Sangat Serius, Bongkar Berbagai Kasus termasuk Korupsi
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved