5 Negara Produsen Kedelai Terbesar di Dunia, Brasil Kalahkan AS

Kamis, 09 Desember 2021 - 16:46 WIB
loading...
5 Negara Produsen Kedelai...
Brasil menjadi negara produsen kedelai terbesar di dunia mengalahkan Amerika Serikat. FOTO/REUTERS
A A A
JAKARTA - Brasil menjadi negara produsen kedelai terbesar di dunia mengalahkan Amerika Serikat (AS). Berdasarkan data World Atlas, jumlah pasokan kedelai yang diproduksi Brasil mencapai 124 juta metrik ton pada 2019-2020.

Kedelai merupakan produk utama pertanian di Brasil, di samping menjadi salah satu produk ekspor andalan. Sementara, pemasok kedelai terbesar dunia urutan kedua ditempati AS dengan produksi mencapai 96,79 juta metrik ton yang sebagian besar dipasok ke Tiongkok.

Baca Juga: Pasokan Kedelai Aman, Harga Tahu dan Tempe Akan Turun

Sedangkan produksi kedelai di Indonesia hanya sebanyak 954 ribu ton pada 2020. Secara global, produksi kedelai dunia mencapai 384 juta metrik ton sampai November 2021. Kedelai menjadi salah satu komoditas penting dalam perdagangan internasional. Kebutuhan masyarakat akan kedelai terus meningkat setiap tahun, tak terkecuali Indonesia. Berikut negara produsen kedelai terbesar di dunia:

Brasil
Berdasarkan laporan World Atlas, Brasil tercatat sebagai negara penghasil kedelai terbesar di dunia. Jumlah pasokan kedelai yang diproduksi mencapai 124 juta metrik ton pada 2019-2020.

Tak hanya itu, kedelai merupakan produk utama pertanian di Brasil dan merupakan salah satu ekspor andalan. Brasil memiliki potensi besar untuk terus memperluas pertanian kedelai guna meningkatkan produksi.

Amerika Serikat
Pemasok kedelai terbesar kedua di dunia diduduki AS dengan produksi sebesar 96,79 juta metrik ton. Produksi kedelai AS paling banyak diserap di dalam negeri dan di ekspor ke Tiongkok.

Di dalam negeri, kedelai digunakan untuk memberi makan hewan. Seperti unggas, daging sapi, dan ikan. Lebih dari 70% kedelai di AS diubah menjadi pakan ternak, dan hanya sekitar 15% yang diproduksi untuk untuk di konsumsi masyarakat. Sedangkan sekitar 5% digunakan untuk biodiesel, dan sisanya di ekspor.

Argentina
Pemasok kedelai terbesar ketiga ditempati Argentina dengan produksi mencapai 51 juta metrik ton. Negara ini adalah produsen kedelai terbesar untuk produksi biodiesel. Argentina memasok kedelai sebanyak 60% dari permintaan global pada 2015 lalu.

China
Diurutan selanjutnya ada Tiongkok atau China dengan produksi mencapai 18,1 juta metrik ton. Sebagian besar kedelai dinegara itu ditanam di Provinsi Heilongjiang Utara dekat perbatasan Rusia.

Menurut Komisi Pertanian Provinsi, terdapat lebih dari 235 juta hektar yang digunakan sebagai lahan pertanian kedelai di provinsi tersebut. Meski demikian, China masih harus mengimpor kedelai dalam jumlah besar untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

India
India berhasil menempati posisi ke 5 sebagai produsen kedelai terbesar di dunia mengalahkan Paraguay dengan produksi kedelai 11,9 juta metrik ton kedelai pada November 2021. India merupakan produsen kedelai terbesar kedua di Asia, dan berhasil menyumbang 3,95% dari produksi global.

Baca Juga: Kedelai Impor Tembus Rp1,2 Juta, Pedagang Tempe dan Tahu Dilema Naikkan Harga

Produksi kedelai terbesar di India tersebar di wilayah Maharashtra, Madhya Pradesh, dan sebagian besar sisanya diproduksi di Rajasthan, Andhra Pradesh, Karnataka, Chhattisgarh, dan Gujarat. India berhasil mengalahkan Paraguay pada posisi ke 5 sebelumnya dengan total produksi sebanyak 10,5 juta.

Berdasarkan laporan Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO), produksi kedelai dunia diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa dekade mendatang. FAO memperkirakan, produksi kedelai terus meningkat dari sekitar 276 juta metrik ton pada 2013 menjadi 390 juta metrik ton pada 2050. MG07–Fransiska XE
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Rupiah Melemah, Perajin...
Rupiah Melemah, Perajin Tahu Tempe Gelisah Imbas Lonjakan Harga Kedelai Impor
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Rekomendasi
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Kylian Mbappe Cetak...
Kylian Mbappe Cetak 2 Rekor Bersejarah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved