Komisaris Independen BSI: Rangkul Milenial Menjadi Sahabat Bank Syariah

Sabtu, 11 Desember 2021 - 11:30 WIB
loading...
Komisaris Independen...
Bank Syariah Indonesia terus meningkatkan literasi keuangan syariah. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Perkembangan digitalisasi di sektor jasa keuangan perlu disikapi dengan cepat dan tepat agar berdampak bagi perekonomian masyarakat, termasuk oleh pelaku industri keuangan syariah . Menyikapi hal tersebut, Komisaris Independen Bank Syariah Indonesia ( BSI ) M. Arief Rosyid Hasan terus menggaungkan literasi keuangan syariah digital ke seluruh pelosok negeri.

Baca juga: BSI Siap Bertarung dalam Percaturan Keuangan Syariah Global

Menurut Arief Rosyid, pandemi Covid-19 telah melahirkan kenormalan baru di tengah masyarakat, termasuk adaptasi teknologi. Bahkan financial technology (fintech) sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Berbagai transaksi keuangan pun dapat dilakukan seacara digital atau nontunai.

“Sebagaimana disampaikan Presiden Joko Widodo di acara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Virtual Innovation Day 2021 Oktober lalu, kami yang bergerak di industri keuangan Syariah juga terus melakukan literasi kepada masyarakat di seluruh wilayah Tanah Air. Terlebih, indeks literasi dan inklusi keuangan digital dan syariah masih rendah,” ujar Arief Rosyid, dalam keterangannya, Sabtu (11/12/2021).

Salah satu upaya yang dilakukan, pada 8-9 Desember 2021, Arief yang juga menjadi Wakil Ketua Badan Ekonomi Syariah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, memberikan kuliah umum bagi mahasiswa di sejumlah perguruan tinggi di Sulawesi Selatan, yaitu, Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, dan Universitas Islam Alauddin yang diikuti ribuan mahasiswa yang memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.



Dia menjelaskan, salah satu faktor penting dalam kerangka ekonomi dan keuangan syariah adalah generasi milenial. “Baik dalam konteks BSI maupun MES, kami selalu bergerak bersama teman-teman muda untuk menyiarkan literasi keuangan syariah. Beberapa gerakan yang sudah dan sedang kami jalankan, di antaranya, KOPDAR Gerakan Anak Muda untuk Ekonomi Syariah (gaMES), Pemuda Ekonomi Masjid (Emas), serta Muslim Leaderpreneur. Ketiganya bertujuan melibatkan dan memberdayakan pemuda Islam di seluruh pelosok Indonesia dalam berbagai kesempatan di sektor ekonomi dan keuangan syariah,” katanya.

Sama halnya dengan perjalanan BSI ke tiga universitas besar di Makassar ini, lanjut Arief, keterlibatan milenial dalam ekonomi dan keuangan syariah sangat penting. GenSy harus melek terhadap teknologi digital agar bisa masuk ke pasar perbankan syariah dan muncul sebagai pemimpin.

Arief menitikberatkan, urgensi literasi keuangan syariah menjadi penting, bukan saja bagi pengembangan lembaga keuangan syariah, namun juga bagi agenda pertumbuhan perekonomian masyarakat.

“Kalau kita bicara ekonomi, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga merupakan driving force bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Sebagai bank syariah terbesar di Indonesia, BSI mendukung penuh UMKM untuk bergerak menjadi pelaku ekonomi syariah dan membantu mereka memanfaatkan perkembangan teknologi digital,” kata Arief.

Baca juga: Asyik, Tahun Depan Google Siapkan Android Games Buat Windows

Selain itu, literasi juga penting untuk memperkuat kontribusi Indonesia terhadap industri halal dunia. “Saya rasa sudah waktunya Indonesia menjadi produsen dan tidak lagi hanya menjadi pasar dalam roda industri halal dunia. Sebab, jumlah populasi penduduk muslim Indonesia yang sebesar 87%, sangat potensial menggerakkan perekonomian syariah,” tegas Arief.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Sekuritas Ajak Investor...
MNC Sekuritas Ajak Investor Pahami Saham Syariah lewat Webinar Gratis Beli Saham Syariah
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Mandiri Tunas Finance...
Mandiri Tunas Finance dan APPI Beri Pelatihan Strategi Keuangan bagi UMKM
IPOT Edukasi Transformasi...
IPOT Edukasi Transformasi AI dan Literasi Finansial ke Generasi Muda eSports
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
Mahasiswa hingga Dosen...
Mahasiswa hingga Dosen STIA Madinatul Ilmi Depok Ikuti Kegiatan Literasi Keuangan
Rekomendasi
Pengamat: Penegakan...
Pengamat: Penegakan Hukum Jadi Cermin Kualitas Demokrasi
Kenapa Sering Sakit...
Kenapa Sering Sakit Padahal Sudah Makan Sehat? Ini Penjelasan dr. Gia Pratama
Khasiat Surat Al Waqiah...
Khasiat Surat Al Waqiah yang Jarang Diketahui: Rezeki Lancar, Hidup Berkah hingga Wajah Bercahaya di Akhirat
Berita Terkini
BPS Canangkan Sensus...
BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Kalimantan Timur: Perkuat Kompas Pembangunan Daerah
GAPKI: Pengawasan Ekspor...
GAPKI: Pengawasan Ekspor Sawit Sudah Ketat, Kuncinya Penegakan Hukum
Jangan Lewatkan! Spesial...
Jangan Lewatkan! Spesial Akhir Pekan di Alfamidi, Banyak Bonus Menanti
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Investasi Tepat Sasaran,...
Investasi Tepat Sasaran, Pertamina NRE Raup Dividen dari CREC Filipina
Purbaya soal Anggaran...
Purbaya soal Anggaran MBG: Saya Maunya Nol, Tapi Nggak Bisa Kan
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved