Jalan Hidup Haji Lulung: Dari Pemulung Jadi Pebisnis Ulung

Selasa, 14 Desember 2021 - 12:13 WIB
loading...
A A A
Beberapa perusahaannya adalah PT Putraja Perkasa, PT Tirta Jaya Perkasa, PT Satu Komando Nusantara, PT Tujuh Fajar Gemilang hingga Koperasi Kobita. Dirinya juga memiliki advokasi bernama Lunggana Advocate & Friends. Karyawannya disebutkan mencapai hingga 7.000 orang.

Kerajaan bisnis dibangunnya dengan penuh perjuangan. Sebelum menjadi pebisnis sukses, Haji Lulung pernah menjadi pemulung kardus dan barang bekas. Pekerjaan itu dilakoni untuk menafkahi delapan saudara dan ibunya.

Nasibnya mulai berubah pada tahun 1996, ketika terdapat konflik antara kelompok Timor yang dipimpin Hercules Rozario dengan Muhammad Yusuf alias Bang Ucu. Hercules saat itu menguasai Tanah Abang.

Setelah Hercules diamankan oleh pihak kepolisian, Bang Ucu menguasai daerah Tanah Abang dan menolong Haji Lulung. Sejak saat itu, hidup Haji Lulung berubah.

Kegiatannya di politik bermula dari organisasi kemasyarakatan. Ia awalnya aktif mengikuti beragam organisasi masyarakat seperti Gerak Betawi, Pemuda Panca Marga, hingga Bamus Betawi. Dirinya mengawali karier politik dengan bergabung bersama PPP dan terah berhasil dua kali terpilih sebagai anggota DPRD DKI Jakarta, yaitu saat Pemilu 2009 dan 2014.

Baca juga: Banjir Bandang Terjang Nusa Penida Bali, Rumah hingga Objek Wisata Rusak

Karena adanya dualisme kepemimpinan di PPP, Lulung pindah ke PAN. Namun baru-baru ini, dia kembali menjadi anggota PPP.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Jualan Gorengan...
Dari Jualan Gorengan Keliling hingga Jadi CEO Republic Laptop, Ini Kisah Perjuangan Bayu Aji
CEO Harus Adaptif di...
CEO Harus Adaptif di Tengah Tekanan Global, Bos Finnet Buktikan Lewat Penghargaan
Kerja Sama Bilateral,...
Kerja Sama Bilateral, Business Matching Indonesia-Korea Digelar di Seoul
Praktisi Ini Dorong...
Praktisi Ini Dorong Masyarakat Lebih Percaya Diri Bisnis Ekspor Impor
Bikin Beriklan di Tiktok...
Bikin Beriklan di Tiktok Lebih Aman buat Para Pebisnis Online
Rugikan Ekonomi dan...
Rugikan Ekonomi dan Lingkungan, GRASP 2030 Perkuat Kolaborasi Atasi Susut dan Sisa Pangan
Stanford University...
Stanford University Buka Program Pelatihan Bisnis untuk Pengusaha Indonesia
100 Personel Satpol...
100 Personel Satpol PP-Dishub Dikerahkan Jaga Ketat Kawasan Tanah Abang
Prabowo: Indonesia Sedang...
Prabowo: Indonesia Sedang Berjuang Lawan Korupsi dan Pebisnis Serakah
Rekomendasi
Truk Tabrak Motor di...
Truk Tabrak Motor di Bekasi Timur: 1 Orang Tewas, 5 Luka-luka
Suporter Ikonik DR Kongo...
Suporter Ikonik DR Kongo Gagal Masuk AS Gara-gara Visa Ditolak
Program Studi Pendidikan...
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris MNC University Jalani Asesmen Lapangan LAMDIK untuk Perkuat Mutu Pendidikan
Berita Terkini
Tok, Pemerintah Resmi...
Tok, Pemerintah Resmi Turunkan Harga Gas Industri Jadi USD13/MMBTU
IHSG Jeblok Nyaris 1%...
IHSG Jeblok Nyaris 1% ke 5.838 Siang Ini, Ratusan Saham Merana
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Demi Jaga Pasokan Listrik,...
Demi Jaga Pasokan Listrik, Kebijakan DMO dan RKAB Perlu Dievaluasi
Indonesia Bakal Ciptakan...
Indonesia Bakal Ciptakan BBM Baru E20, Butuh 4 Juta KL Etanol per Tahun
Harga Gas Penting, tapi...
Harga Gas Penting, tapi Bukan Penyebab Tunggal Industri Lesu dan PHK
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved