Tagihan Listrik 34,5 Juta Pelanggan Rumah Tangga Melonjak Selama Pandemi
Senin, 08 Juni 2020 - 19:44 WIB
loading...
PLN mengklaim tidak seluruh pelanggan rumah tangga mengalami lonjakan tagihan listrik selama kebijakan stay at home akibat pandemi Covid-19. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - PT PLN (Persero) mengklaim tidak seluruh pelanggan rumah tangga mengalami lonjakan tagihan listrik saat pemerintah memberlakukan kebijakan kegiatan dirumah saat pandemi Covid-19.
Berdasarkan laporan PLN, terhitung pemakaian bulan Mei pembayaran rekening bulan Juni 2020 ada sekitar 34,5 juta pelanggan rumah tangga pasca bayar yang mengalami lonjakan tagihan listrik dari total seluruh pelanggan rumah tangga sebanyak 70,4 juta pelanggan rumah tangga.
“Saya sampaikan tidak semua pelanggan mengalami kenaikan, hanya sebagian. Kita lihat itu paling banyak ada di pelanggan pasca bayar atau sekitar 1,8% dari keseluruhan pelanggan sebanyak 70,4 juta pelanggan rumah tangga,” ujar Senior Executive Vice President Bisnis dan Pelayanan Pelanggan PLN Yuddy Setyo Wicaksono saat dialog bisnis bertajuk “Tagihan Listrik Naik Selama Pandemi? Yuk Tanya PLN” di Jakarta, Senin (8/6/2020). (Baca Juga : PLN Antisipasi Tagihan dengan Skema Perlindungan Lonjakan )
Menurut dia, dari 34,5 juta pelanggan rumah tangga pasca bayar yang mengalami lonjakan sekitar 4,3 juta kenaikannya rata-rata sebesar 20%. Sedangkan kenaikan 20-50% ada sebanyak 2,4 juta pelanggan rumah tangga pasca bayar.
“Nah untuk kenaikan 200% itu jumlahnya kecil sekali itu hanya sekitar 6% dari hitungan 4,3 juta pelanggan yang naik sekitar 20% tadi,” ujar dia.
Berdasarkan laporan PLN, terhitung pemakaian bulan Mei pembayaran rekening bulan Juni 2020 ada sekitar 34,5 juta pelanggan rumah tangga pasca bayar yang mengalami lonjakan tagihan listrik dari total seluruh pelanggan rumah tangga sebanyak 70,4 juta pelanggan rumah tangga.
“Saya sampaikan tidak semua pelanggan mengalami kenaikan, hanya sebagian. Kita lihat itu paling banyak ada di pelanggan pasca bayar atau sekitar 1,8% dari keseluruhan pelanggan sebanyak 70,4 juta pelanggan rumah tangga,” ujar Senior Executive Vice President Bisnis dan Pelayanan Pelanggan PLN Yuddy Setyo Wicaksono saat dialog bisnis bertajuk “Tagihan Listrik Naik Selama Pandemi? Yuk Tanya PLN” di Jakarta, Senin (8/6/2020). (Baca Juga : PLN Antisipasi Tagihan dengan Skema Perlindungan Lonjakan )
Menurut dia, dari 34,5 juta pelanggan rumah tangga pasca bayar yang mengalami lonjakan sekitar 4,3 juta kenaikannya rata-rata sebesar 20%. Sedangkan kenaikan 20-50% ada sebanyak 2,4 juta pelanggan rumah tangga pasca bayar.
“Nah untuk kenaikan 200% itu jumlahnya kecil sekali itu hanya sekitar 6% dari hitungan 4,3 juta pelanggan yang naik sekitar 20% tadi,” ujar dia.
Lihat Juga :