PNM Targetkan Penyaluran Pembiayaan Rp55 Triliun di 2022
Jum'at, 17 Desember 2021 - 23:53 WIB
loading...
PNM optimistis penyaluran pembiayaan bisa mencapai Rp55 triliun pada tahun 2022. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) optimistis penyaluran pembiayaan bisa mencapai Rp55 triliun pada tahun 2022 atau tumbuh sekitar 17% dibandingkan tahun ini.
Direktur Kelembagaan dan Perencanaan PNM Sunar Basuki mengatakan hingga akhir tahun dapat menyalurkan pembiayaan mencapai Rp 47 triliun.
Baca juga: Gabung Holding Ultra Mikro, Dirut BRI Pastikan Bisnis Bisnis Pegadaian dan PNM Tak Berubah
"Hingga akhir tahun kami targetkan penyaluran sekitar Rp44 triliun untuk program Mekaar dan Rp3 triliun untuk Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) dengan jumlah nasabah akan kembali mencetak rekor baru yang diperkirakan mencapai 11 juta nasabah aktif hingga akhir tahun," ucap Sunar di Jakarta, Jumat (17/12/2022).
Dia melanjutkan, PNM juga menargetkan outstanding mencapai Rp38 triliun dan peningkatan jumlah nasabah hingga 14 juta pada tahun depan. Dengan optimisme peningkatan jumlah nasabah lantaran di tahun 2024 PNM menargetkan penambahan mencapai 20 juta nasabah. "Target 3 juta nasabah di tahun 2022, sudah sesuai dengan target di akhir tahun 2024," katanya.
Direktur Kelembagaan dan Perencanaan PNM Sunar Basuki mengatakan hingga akhir tahun dapat menyalurkan pembiayaan mencapai Rp 47 triliun.
Baca juga: Gabung Holding Ultra Mikro, Dirut BRI Pastikan Bisnis Bisnis Pegadaian dan PNM Tak Berubah
"Hingga akhir tahun kami targetkan penyaluran sekitar Rp44 triliun untuk program Mekaar dan Rp3 triliun untuk Unit Layanan Modal Mikro (ULaMM) dengan jumlah nasabah akan kembali mencetak rekor baru yang diperkirakan mencapai 11 juta nasabah aktif hingga akhir tahun," ucap Sunar di Jakarta, Jumat (17/12/2022).
Dia melanjutkan, PNM juga menargetkan outstanding mencapai Rp38 triliun dan peningkatan jumlah nasabah hingga 14 juta pada tahun depan. Dengan optimisme peningkatan jumlah nasabah lantaran di tahun 2024 PNM menargetkan penambahan mencapai 20 juta nasabah. "Target 3 juta nasabah di tahun 2022, sudah sesuai dengan target di akhir tahun 2024," katanya.
Lihat Juga :