Pangkas 2.400 Karyawan, Beban Gaji Garuda Berkurang Rp143 M per Bulan
Senin, 20 Desember 2021 - 16:03 WIB
loading...
Langkah pemangkasan jumlah karyawan diklaim mampu menekan beban gaji Garuda Indonesia hingga 60%. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Pemangkasan jumlah karyawan dan pilot oleh maskapai Garuda Indonesia sedikit banyak mampu mengurangi beban keuangan perusahaan. Pemangkasan karyawan itu mampu menekan beban gaji karyawan mencapai USD10 juta atau setara Rp143 miliar per bulan.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, beban gaji perusahaan turun signifikan hingga 60%. Dia mencatat, sejak Januari 2020 alokasi anggaran untuk gaji karyawan hanya sebesar USD16 juta dan berhasil turun lagi menjadi hanya USD6 juta per bulan (sekitar Rp85,8 miliar) pada Oktober 2021.
Baca Juga: Sejak Pandemi, Garuda Indonesia Pangkas 2.400 Karyawan
"Sudah terlihat kalau dari sisi cost Januari 2020 USD16 juta per bulan menjadi USD6 juta per bulan, penurunan 60% secara signifikan," ujar Irfan dalam konferensi pers, Senin (20/12/2021).
Dia menambahkan, efisiensi anggaran pun makin besar dengan adanya pemangkasan gaji Dewan Komisaris dan direksi. Meski begitu Irfan enggan merinci berapa nominal gaji manajemen setelah dipangkas.
Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, beban gaji perusahaan turun signifikan hingga 60%. Dia mencatat, sejak Januari 2020 alokasi anggaran untuk gaji karyawan hanya sebesar USD16 juta dan berhasil turun lagi menjadi hanya USD6 juta per bulan (sekitar Rp85,8 miliar) pada Oktober 2021.
Baca Juga: Sejak Pandemi, Garuda Indonesia Pangkas 2.400 Karyawan
"Sudah terlihat kalau dari sisi cost Januari 2020 USD16 juta per bulan menjadi USD6 juta per bulan, penurunan 60% secara signifikan," ujar Irfan dalam konferensi pers, Senin (20/12/2021).
Dia menambahkan, efisiensi anggaran pun makin besar dengan adanya pemangkasan gaji Dewan Komisaris dan direksi. Meski begitu Irfan enggan merinci berapa nominal gaji manajemen setelah dipangkas.
Lihat Juga :