Petani Parigi Moutong Dimotivasi untuk Budidaya Jagung di Lahan Perkebunan Kelapa

Selasa, 09 Juni 2020 - 12:27 WIB
loading...
A A A
Cheris menuturkan, pada umumnya lahan di Kecamatan Sidoan banyak berada dibawah pohon kelapa, sehingga untuk meningkatkan luas lahan pertanaman jagung, maka penyuluh pertanian terus memotivasi dan menggerakkan petani untuk memanfaatkan lahan yang ada untuk dijadikan lokasi penanaman jagung.

"Antisipasi krisis pangan sudah mulai kami lakukan sejak tahun 2019 dengan memanfaatkan lahan di sela pohon kelapa dan hasilnya cukup bagus, petani kami rata-rata hasil panennya mencapai 5,6 ton per hektar (ha). Khusus di Desa Bondoyong, kami memiliki Potensi lahan 11 ha dan saat ini yg tertanam baru 2 ha," tutur Cheris.

Anggota Kelompok Tani Mosintuwu Desa Bondoyong Kecamatan Sidoan, Kabupaten Parigi Moutong, Yanus Allo, menuturkan lahan kelapa di wilayah tersebut sudah turun dimanfaatkan kelapanya tetapi belum dimanfaatkan untuk tanaman yang lain.

"Kami sangat berterima kasih pada PPL yang sudah mengarahkan kami memanfaatkan lahan kelapa. Sebelumnya kami hanya memperoleh hasil dari kelapa tapi sekarang kami dapat tambahan dari hasil jagung, yang hasilnya hampir sama dengan kelapa. Bahkan jika harga bagus, bisa lebih baik dari kelapa," ungkapnya.
(bon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Dirjenbun Kementan Pastikan...
Dirjenbun Kementan Pastikan Perlindungan dan Pemberdayaan Petani
Mahasiswa ITS Kembangkan...
Mahasiswa ITS Kembangkan Nanopestisida yang Tahan Hujan dan Paparan Sinar UV
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Rekomendasi
Pekan Dekranasda Tangsel...
Pekan Dekranasda Tangsel 2026, Momentum Perkenalkan Produk Lokal UMKM
Rangkaian Kegiatan MPLS...
Rangkaian Kegiatan MPLS SD, SMP, dan SMA/SMK 2026, Orang Tua Wajib Tahu!
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Berita Terkini
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved