Imbas Covid-19, Industri Tekstil dan Produk Tekstil Minus 1,24%
Selasa, 09 Juni 2020 - 13:05 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya, 377,7 juta pcs untuk masker kain, 13,2 juta pcs untuk pakaian bedah atau surgical gown, dan 356,6 juta pakaian pelindung medis atau cover all.
"Kecuali untuk masker N95 yang masih mengalami defisit sebesar 5,4 juta pcs karena saat ini hanya terdapat 1 produsen dengan kapasitas 250 pcs per bulan," ungkapnya.
Menurut dia, APD dan masker yang diproduksi di dalam negeri telah memenuhi standar medis WHO. Bahkan beberapa produk dalam negeri sudah lulus uji standar WHO yang diujikan di Amerika Serikat dan Taiwan sehingga aman digunakan untuk tenaga medis di seluruh dunia.
"Oversupply ini perlu diikuti tindakan yang tepat karena potensi ekspor yang sangat besar. Kebutuhan dunia yang meningkat dapat menjadi trigger agar industri dalam negeri dapat bertahan sekaligus dapat memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi termasuk membantu negara lain," jelasnya.
"Kecuali untuk masker N95 yang masih mengalami defisit sebesar 5,4 juta pcs karena saat ini hanya terdapat 1 produsen dengan kapasitas 250 pcs per bulan," ungkapnya.
Menurut dia, APD dan masker yang diproduksi di dalam negeri telah memenuhi standar medis WHO. Bahkan beberapa produk dalam negeri sudah lulus uji standar WHO yang diujikan di Amerika Serikat dan Taiwan sehingga aman digunakan untuk tenaga medis di seluruh dunia.
"Oversupply ini perlu diikuti tindakan yang tepat karena potensi ekspor yang sangat besar. Kebutuhan dunia yang meningkat dapat menjadi trigger agar industri dalam negeri dapat bertahan sekaligus dapat memberikan dampak pada pertumbuhan ekonomi termasuk membantu negara lain," jelasnya.
(fjo)
Lihat Juga :