Cerita 25 Keluarga Terkaya di AS: Persaingan, Warisan dan Kekuasaan
Selasa, 21 Desember 2021 - 19:34 WIB
loading...
A
A
A
Ada sekitar 4.000 ahli waris dari perusahaan raksasa kimia DuPont, yang jika kita telusuri asal-usulnya ternyata sudah dimulai sejak tahun 1802. Hanya satu, Eleuthere I. du Pont yang masih duduk di dewan direksi perusahaan hari ini.
E.I. du Pont pertama kali mendirikan perusahaan sebagai produsen bubuk mesiu, tetapi sejak itu cakupannya meluas hingga mencakup teknologi bersih, produk konsumen dan perangkat serta bahan medis. DuPont juga menciptakan beberapa material seperti rayon, nilon dan Kevlar.
Pada 2017, DuPont bergabung dengan pesaingnya Dow Chemical, tetapi kemudian dibagi menjadi tiga perusahaan – DuPont, Dow dan Corteva – hanya dua tahun kemudian.
16. Keluarga Busch
Kekayaan bersih: USD17,6 miliar setara Rp250,83 triliun
Keluarga Busch dikenal atas lewat brand bir Budweiser dan Bud Light. Adolphus Busch mendirikan tempat pembuatan bir lokal Anheuser-Busch bersama ayah mertuanya Eberhard Anheuser pada tahun 1850-an di St. Louis.
Meskipun keluarga terus mewariskan bisnis dari generasi ke generasi setelah kematian Adolphus, InBev membeli Anheuser-Busch dalam pengambilalihan pada tahun 2008 sebesar USD52 miliar. August Busch IV, yang menjabat sebagai CEO pada saat itu, adalah keluarga terakhir yang mengendalikan perusahaan.
Baru-baru ini, MTV meluncurkan serial realitas The Busch Family Brewed yang memperlihatkan keseharian kehidupan Billy Busch Sr., istrinya Christi dan tujuh anak mereka.
15. Keluarga Butt
Kekayaan bersih: USD17,8 miliar
Pada tahun 1905, Florence Butt membuka toko C.C. Butt Grocery di Kerrville, Texas, dengan hanya modal sebesar USD60. Lebih dari seabad kemudian, H-E-B menegaskan sebagai salah satu rantai bahan makanan top Amerika.
Putra Florence, Howard mengambil alih perusahaan pada 1920-an dan memperluasnya di Texas. Sementara putranya, Charles (yang biasa mengantongi bahan makanan untuk pelanggan pada usia 8 tahun), menggantikannya pada tahun 1971.
Charles masih CEO dan Chairman dengan saham mayoritas di perusahaan, dan dua saudara kandung dan keponakannya juga kebagian pegang saham.
14. Keluarga Marshall
Kekayaan bersih: USD18,5 miliar
Marshall mendapatkan uang mereka dari Koch Industries, J. Howard Marshall II adalah mitra bisnis pendiri Fred C. Koch dan memiliki sekitar 16% saham di perusahaan. Sahamnya diteruskan ke putra mereka E. Pierce Marshall dan sekarang duduk di trust untuk istri E. Pierce, anak laki-laki dan anggota keluarga lainnya.
Elaine bertugas di dewan Koch Industries, sementara E. Pierce Jr. memimpin perusahaan investasi Elevage Capital Management. Bloomberg melaporkan pada tahun 2012 bahwa Elaine memiliki 15% saham dalam bisnis ini, menjadikannya salah satu wanita terkaya di AS dengan kekayaan senilai USD12,7 miliar, tetapi ahli waris mengatakan kepada Dallas Morning News bahwa penilaian itu "konyol."
Koch Industries, Inc. merupakan perusahaan multinasional Amerika Serikat yang berpusat di Wichita, Kansas. Anak perusahaannya tersebar di sektor manufaktur, penyulingan, dan distribusi minyak bumi, bahan kimia, energi, serat, zat antara dan polimer, mineral, pupuk, pulp dan kertas, peralatan teknologi kimia, peternakan, keuangan, perdagangan komoditas, dan investasi.
13. Keluarga Brown
Kekayaan bersih: USD20,4 miliar senilai Rp290,74 triliun
Brown-Forman Corp., produsen minuman keras dan anggur yang berbasis di Kentucky yang menghasilkan produk terkenal seperti Jack Daniel dan Finlandia telah ada sejak 1870. Salesman farmasi George Garvin Brown memulai bisnis wiski dengan berbekal tabungan USD5.500 dan meminjam uang dari akuntannya, George Forman yang berkembang hingga menjadi mitra.
Setelah kematian Forman, Brown membeli sahamnya. Saat ini, induk Brown memiliki sekitar setengah kendali dari perusahaan. George Garvin Brown IV, anggota keluarga generasi ke-5, baru-baru ini mengundurkan diri dari dewan setelah 15 tahun bertugas.
Campbell P. Brown, yang dulunya adalah presiden dan direktur pelaksana merek bourbon Old Forester, tetap menjadi chairman, dan Marshall B. Farrer menjabat sebagai wakil presiden senior serta presiden di Eropa.
12. Keluarga Hearst
Kekayaan bersih: USD21 miliar
Hearst Corp. dimulai dari William Randolph Hearst yang saat berusia 23 tahun memimpin San Francisco Examiner pada tahun 1887. Saat ini, konglomerat media itu memiliki lebih dari 360 bisnis di bidang penerbitan, televisi, radio, layanan keuangan dan medis dan aset transportasi.
Di antara kumpulan brandnya yang terkenal adalah jaringan TV kabel A &E, HISTORY, Lifetime dan ESPN, dan majalah populer Cosmopolitan, ELLE dan Men's Health dan surat kabar Houston Chronicle dan San Francisco Chronicle.
Cucu dan pewaris Hearst, William R. Hearst III, menjabat sebagai Chairman. Dia juga presiden William Randolph Hearst Foundation dan direktur Hearst Foundations. Dia juga bekerja untuk San Francisco Examiner dan Los Angeles Herald Examiner.
11. Keluarga Duncan
Kekayaan bersih: USD22 miliar
Dan Duncan mendirikan perusahaan raksasa pipa minyak Enterprise Products Partners pada tahun 1968 dan bernilai USD9 miliar setelah kematiannya pada tahun 2010, menurut data laporan Forbes. Ia mewarisi harta senilai USD10 miliar kepada anak-anaknya, Randa Duncan Williams, Milane Frantz, Dannine Duncan Avara dan Scott Duncan.
Kekayaan gabungan mereka telah berlipat ganda sejak saat itu, dimana setiap ahli waris memiliki kekayaan bersih lebih dari USD5 miliar hari ini. Randa bergabung dengan bisnis keluarga pada tahun 1994, menjadi presiden dan CEO Enterprise Products pada tahun 2001 dan telah menjabat sebagai Chairman sejak 2013. Dia juga memiliki majalah Texas Monthly yang berbasis di Austin.
10. Keluarga Newhouse
Kekayaan bersih: USD30 miliar setara Rp427,56 triliun
The Newhouses mewarisi Advance Publications, perusahaan penerbitan yang memiliki Condé Nast Publications –yang bertanggung jawab atas majalah seperti Vogue, The New Yorker, Vanity Fair dan publikasi lainnya. Mereka juga menggenggam saham di Discovery Communications dan Reddit.
![Cerita 25 Keluarga Terkaya di AS: Persaingan, Warisan dan Kekuasaan]()
Samuel Irving (S.I.) Newhouse memulai bisnis pada tahun 1922, dan putra-putranya Samuel dan Donald mengambil alih setelah kematiannya pada tahun 1979. Samuel Jr. menjalankan divisi majalah sementara Donald memimpin segmen surat kabar dan televisi.
Samuel Jr. meninggal pada tahun 2017, tetapi Donald Newhouse tetap menjadi pemilik dan berbagi posisi co-president dengan putranya Steven. Sepupu Donald, Jonathan juga menjabat sebagai Chairman Condé Nast.
9. Keluarga Pritzker
Kekayaan bersih: USD32,5 miliar
Ahli waris hotel ini menghabiskan bertahun-tahun berjuang menjaga kepercayaan keluarga yang ditinggalkan oleh Jay Pritzker. Tugas itu dilakukan bersama dengan saudara-saudaranya Robert dan Donald dan ayah mereka A.N. Pritzker, menciptakan Hyatt dan berinvestasi di holding industri Marmon Group.
Mantan aktris cilik Liesel Pritzker Simmons, yang menggugat keluarga Pritzker pada tahun 2002 karena diduga merampok dirinya dan saudara laki-lakinya dari hak atas warisan mereka. Saat ini mengawasi perusahaan modal ventura Blue Haven Initiative, yang ia dirikan bersama suaminya.
Putra Jay, Thomas menjabat sebagai Chairman Hyatt, dan anak laki-laki Thomas, Jason, duduk di dewan perusahaan. Putra Donald, J.B. Pritzker menjadi gubernur Illinois pada 2019 dan putrinya Penny menjabat sebagai Menteri Perdagangan di pemerintahan Obama.
8. Keluarga Cox
Kekayaan bersih: USD34,5 miliar
Dinasti kaya mereka dibangun dengan memiliki perusahaan media dan otomotif Cox Enterprises, yang didirikan oleh James M. Cox pada tahun 1898. Saat itu Ia memulainya dengan uang pinjaman sebesar USD26.000 dari keluarga dan teman-temannya dan membeli Dayton Evening News (sekarang Dayton Daily News).
E.I. du Pont pertama kali mendirikan perusahaan sebagai produsen bubuk mesiu, tetapi sejak itu cakupannya meluas hingga mencakup teknologi bersih, produk konsumen dan perangkat serta bahan medis. DuPont juga menciptakan beberapa material seperti rayon, nilon dan Kevlar.
Pada 2017, DuPont bergabung dengan pesaingnya Dow Chemical, tetapi kemudian dibagi menjadi tiga perusahaan – DuPont, Dow dan Corteva – hanya dua tahun kemudian.
16. Keluarga Busch
Kekayaan bersih: USD17,6 miliar setara Rp250,83 triliun
Keluarga Busch dikenal atas lewat brand bir Budweiser dan Bud Light. Adolphus Busch mendirikan tempat pembuatan bir lokal Anheuser-Busch bersama ayah mertuanya Eberhard Anheuser pada tahun 1850-an di St. Louis.
Meskipun keluarga terus mewariskan bisnis dari generasi ke generasi setelah kematian Adolphus, InBev membeli Anheuser-Busch dalam pengambilalihan pada tahun 2008 sebesar USD52 miliar. August Busch IV, yang menjabat sebagai CEO pada saat itu, adalah keluarga terakhir yang mengendalikan perusahaan.
Baru-baru ini, MTV meluncurkan serial realitas The Busch Family Brewed yang memperlihatkan keseharian kehidupan Billy Busch Sr., istrinya Christi dan tujuh anak mereka.
15. Keluarga Butt
Kekayaan bersih: USD17,8 miliar
Pada tahun 1905, Florence Butt membuka toko C.C. Butt Grocery di Kerrville, Texas, dengan hanya modal sebesar USD60. Lebih dari seabad kemudian, H-E-B menegaskan sebagai salah satu rantai bahan makanan top Amerika.
Putra Florence, Howard mengambil alih perusahaan pada 1920-an dan memperluasnya di Texas. Sementara putranya, Charles (yang biasa mengantongi bahan makanan untuk pelanggan pada usia 8 tahun), menggantikannya pada tahun 1971.
Charles masih CEO dan Chairman dengan saham mayoritas di perusahaan, dan dua saudara kandung dan keponakannya juga kebagian pegang saham.
14. Keluarga Marshall
Kekayaan bersih: USD18,5 miliar
Marshall mendapatkan uang mereka dari Koch Industries, J. Howard Marshall II adalah mitra bisnis pendiri Fred C. Koch dan memiliki sekitar 16% saham di perusahaan. Sahamnya diteruskan ke putra mereka E. Pierce Marshall dan sekarang duduk di trust untuk istri E. Pierce, anak laki-laki dan anggota keluarga lainnya.
Elaine bertugas di dewan Koch Industries, sementara E. Pierce Jr. memimpin perusahaan investasi Elevage Capital Management. Bloomberg melaporkan pada tahun 2012 bahwa Elaine memiliki 15% saham dalam bisnis ini, menjadikannya salah satu wanita terkaya di AS dengan kekayaan senilai USD12,7 miliar, tetapi ahli waris mengatakan kepada Dallas Morning News bahwa penilaian itu "konyol."
Koch Industries, Inc. merupakan perusahaan multinasional Amerika Serikat yang berpusat di Wichita, Kansas. Anak perusahaannya tersebar di sektor manufaktur, penyulingan, dan distribusi minyak bumi, bahan kimia, energi, serat, zat antara dan polimer, mineral, pupuk, pulp dan kertas, peralatan teknologi kimia, peternakan, keuangan, perdagangan komoditas, dan investasi.
13. Keluarga Brown
Kekayaan bersih: USD20,4 miliar senilai Rp290,74 triliun
Brown-Forman Corp., produsen minuman keras dan anggur yang berbasis di Kentucky yang menghasilkan produk terkenal seperti Jack Daniel dan Finlandia telah ada sejak 1870. Salesman farmasi George Garvin Brown memulai bisnis wiski dengan berbekal tabungan USD5.500 dan meminjam uang dari akuntannya, George Forman yang berkembang hingga menjadi mitra.
Setelah kematian Forman, Brown membeli sahamnya. Saat ini, induk Brown memiliki sekitar setengah kendali dari perusahaan. George Garvin Brown IV, anggota keluarga generasi ke-5, baru-baru ini mengundurkan diri dari dewan setelah 15 tahun bertugas.
Campbell P. Brown, yang dulunya adalah presiden dan direktur pelaksana merek bourbon Old Forester, tetap menjadi chairman, dan Marshall B. Farrer menjabat sebagai wakil presiden senior serta presiden di Eropa.
12. Keluarga Hearst
Kekayaan bersih: USD21 miliar
Hearst Corp. dimulai dari William Randolph Hearst yang saat berusia 23 tahun memimpin San Francisco Examiner pada tahun 1887. Saat ini, konglomerat media itu memiliki lebih dari 360 bisnis di bidang penerbitan, televisi, radio, layanan keuangan dan medis dan aset transportasi.
Di antara kumpulan brandnya yang terkenal adalah jaringan TV kabel A &E, HISTORY, Lifetime dan ESPN, dan majalah populer Cosmopolitan, ELLE dan Men's Health dan surat kabar Houston Chronicle dan San Francisco Chronicle.
Cucu dan pewaris Hearst, William R. Hearst III, menjabat sebagai Chairman. Dia juga presiden William Randolph Hearst Foundation dan direktur Hearst Foundations. Dia juga bekerja untuk San Francisco Examiner dan Los Angeles Herald Examiner.
11. Keluarga Duncan
Kekayaan bersih: USD22 miliar
Dan Duncan mendirikan perusahaan raksasa pipa minyak Enterprise Products Partners pada tahun 1968 dan bernilai USD9 miliar setelah kematiannya pada tahun 2010, menurut data laporan Forbes. Ia mewarisi harta senilai USD10 miliar kepada anak-anaknya, Randa Duncan Williams, Milane Frantz, Dannine Duncan Avara dan Scott Duncan.
Kekayaan gabungan mereka telah berlipat ganda sejak saat itu, dimana setiap ahli waris memiliki kekayaan bersih lebih dari USD5 miliar hari ini. Randa bergabung dengan bisnis keluarga pada tahun 1994, menjadi presiden dan CEO Enterprise Products pada tahun 2001 dan telah menjabat sebagai Chairman sejak 2013. Dia juga memiliki majalah Texas Monthly yang berbasis di Austin.
10. Keluarga Newhouse
Kekayaan bersih: USD30 miliar setara Rp427,56 triliun
The Newhouses mewarisi Advance Publications, perusahaan penerbitan yang memiliki Condé Nast Publications –yang bertanggung jawab atas majalah seperti Vogue, The New Yorker, Vanity Fair dan publikasi lainnya. Mereka juga menggenggam saham di Discovery Communications dan Reddit.

Samuel Irving (S.I.) Newhouse memulai bisnis pada tahun 1922, dan putra-putranya Samuel dan Donald mengambil alih setelah kematiannya pada tahun 1979. Samuel Jr. menjalankan divisi majalah sementara Donald memimpin segmen surat kabar dan televisi.
Samuel Jr. meninggal pada tahun 2017, tetapi Donald Newhouse tetap menjadi pemilik dan berbagi posisi co-president dengan putranya Steven. Sepupu Donald, Jonathan juga menjabat sebagai Chairman Condé Nast.
9. Keluarga Pritzker
Kekayaan bersih: USD32,5 miliar
Ahli waris hotel ini menghabiskan bertahun-tahun berjuang menjaga kepercayaan keluarga yang ditinggalkan oleh Jay Pritzker. Tugas itu dilakukan bersama dengan saudara-saudaranya Robert dan Donald dan ayah mereka A.N. Pritzker, menciptakan Hyatt dan berinvestasi di holding industri Marmon Group.
Mantan aktris cilik Liesel Pritzker Simmons, yang menggugat keluarga Pritzker pada tahun 2002 karena diduga merampok dirinya dan saudara laki-lakinya dari hak atas warisan mereka. Saat ini mengawasi perusahaan modal ventura Blue Haven Initiative, yang ia dirikan bersama suaminya.
Putra Jay, Thomas menjabat sebagai Chairman Hyatt, dan anak laki-laki Thomas, Jason, duduk di dewan perusahaan. Putra Donald, J.B. Pritzker menjadi gubernur Illinois pada 2019 dan putrinya Penny menjabat sebagai Menteri Perdagangan di pemerintahan Obama.
8. Keluarga Cox
Kekayaan bersih: USD34,5 miliar
Dinasti kaya mereka dibangun dengan memiliki perusahaan media dan otomotif Cox Enterprises, yang didirikan oleh James M. Cox pada tahun 1898. Saat itu Ia memulainya dengan uang pinjaman sebesar USD26.000 dari keluarga dan teman-temannya dan membeli Dayton Evening News (sekarang Dayton Daily News).
Lihat Juga :