Menparekraf Sandiaga Uno: Pembangunan Pariwisata Harus Perhatikan Tatanan Ekosistem Kepariwisataan

Rabu, 22 Desember 2021 - 15:40 WIB
loading...
A A A
Senada dengan Giri, akademisi yang juga seorang praktisi bisnis Tanah Air, Rhenald Kasali, mengungkapkan apresiasi atas usaha yang sungguh-sungguh menghasilkan buku ekosistem kepariwisataan. Lebih lanjut dijelaskan bahwa tema ekosistem kepariwisataan merupakan topik yang paling kontekstual di tengah pertumbuhan demografis dunia, perubahan perilaku seperti sampah, kepunahan dan kehilangan keanekaragaman hayati dan disrupsi. Buku ini menawarkan pemikiran yang berpijak pada keseimbangan ekologis, sosial budaya, bisnis dan digitaldalam pembangunan ekosistem kepariwisataan.

Selain itu, dari pihak industri pariwisata, KetuaGIPI (Gabungan Industri Pariwisata Indonesia) Didien Junaedi dan Presiden Direktur Panorama Group Budi Tirtawisata menambahkan bahwa kehadiran buku ini selaras dengan kebutuhan untuk menata ekosistem bisnis pariwisata yang sesungguhnya sumber dayanya berasal dari bumi, sosial-budaya, teknologi dan informasi.

Buku ini dapat menjadi pegangan bagi industri pariwisata untuk mampu mengelola sumber daya yang dimiliki secara berkelanjutan sehingga memiliki daya saing di tingkat lokal, nasional maupun internasional.

Baca juga: Bill Gates Sebut Pandemi Covid Mungkin Berakhir pada 2022

Penerbit Kompas melalui P. Tri Agung Kristanto, Wakil Pemimpin Redaksi Kompas, mengemukakan bahwa buku ini dapat memperluas perspektif yang utuh, solutif, kreatif, adaptif dan komprehensif dalam pembangunan kepariwisataan di Indonesia demi tercapainya pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan.

Dalam launching buku ini hadir para pembahas seperti Noviendi Makalam (Analisis Kebijakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif), Prof. Dr. Diena M Lemy, MM, A.Par. CHE (Dekan Fakultas Pariwisata Universitas Pelita Harapan dan Sekretaris Himpunan Lembaga Pendidikan Tinggi Pariwisata Indonesia/Hildiktipari), Dr. Leonardo A.A. Teguh Sambodo, (Direktur Industri, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif Kementerian PPN/Bappenas), Dr. Mangadar Situmorang (Rektor Universitas Katolik Parahyangam sekaligus Analis Hubungan Internasional), dan Prof Dr. Jatna Supriatna (Ketua Pusat Penelitian Perubahan Iklim di Universitas Indonesia).
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Phytochemindo Reksa...
Phytochemindo Reksa Resmikan Pabrik Klapanunggal dan Luncurkan Buku Biografi Wim Kalona
Menpar Widiyanti Pamer...
Menpar Widiyanti Pamer Sumbangan Sektor Pariwisata ke Pertumbuhan Ekonomi, Sebesar Apa?
Pariwisata Jadi Motor...
Pariwisata Jadi Motor Ekonomi RI di Kuartal III/2025, Sumbang 3,96% ke PDB Nasional
Aktivitas Ekonomi Meningkat,...
Aktivitas Ekonomi Meningkat, Didorong Sektor Pariwisata dan Stabilitas Inflasi
Ada 40 Bandara Internasional...
Ada 40 Bandara Internasional Baru, Menko AHY: Harus Kita Uji
Dengar Curhat Pelaku...
Dengar Curhat Pelaku Ekraf Jatim, Yovie Widianto: Tingkatkan Daya Saing dengan Teknologi
Bambang Saputra: Musyawarah...
Bambang Saputra: Musyawarah Harus Jadi Dasar Pembentukan UU
Kembangkan Kompetensi...
Kembangkan Kompetensi di Era Digital, UI Publishing Terbitkan Buku Digital Social Work untuk Afrika-Asia
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Rekomendasi
Eks Jampidsus Jadi Tersangka,...
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Said Didu Minta Febrie Adriansyah Ungkap Semua Pihak yang Terlibat
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Industri Musik Meluncurkan...
Industri Musik Meluncurkan Label AI untuk Melindungi Orisinalitas
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
Ukraina Harus Setor...
Ukraina Harus Setor Logam Tanah Jarang jika Ingin Dibantu AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved