Cerita Jokowi Saat Ambil Alih Saham Mayoritas Freeport: Ngeri Semuanya
Rabu, 22 Desember 2021 - 17:26 WIB
loading...
A
A
A
Jokowi menyebut bahwa pembelian saham mayoritas Freeport tidaklah menggunakan uang APBN maupun BUMN. Bahkan jika dalam waktu tiga tahun saham pemerintah dilepas, maka sudah ada untungnya.
“Beli Freeport bukan dari uangnya APBN, bukan juga dari uangnya BUMN, ndak. Paling itu kalau mau dalam 3 tahun sudah balik sekarang. USD 5 miliar lebih dikit. Tahun depan kalau mau kita lepas lagi, kita udah untungnya gede banget. Bolak balik,” ujarnya.
Baca Juga: Tuntut Saham Ulayat PT Freeport 4 Persen, Ratusan Warga Papua Duduki Kantor Pemerintahan
Namun dia tidak ada rencana menjual saham pemerintah di Freeport. Menurutnya dengan kepemilikan saham ini pemerintah bisa menentukan kebijakan perusahaan.
“Dulu suruh bikin smelter saja berpuluh-puluh tahun, geleng-geleng terus. Sekarang ga bisa, kita sudah 51%, bikin smelter, langsung. Nyatanya saya perintah di Gresik juga langsung dimulai, karena memang pemiliknya kita sekarang,” pungkasnya.
“Beli Freeport bukan dari uangnya APBN, bukan juga dari uangnya BUMN, ndak. Paling itu kalau mau dalam 3 tahun sudah balik sekarang. USD 5 miliar lebih dikit. Tahun depan kalau mau kita lepas lagi, kita udah untungnya gede banget. Bolak balik,” ujarnya.
Baca Juga: Tuntut Saham Ulayat PT Freeport 4 Persen, Ratusan Warga Papua Duduki Kantor Pemerintahan
Namun dia tidak ada rencana menjual saham pemerintah di Freeport. Menurutnya dengan kepemilikan saham ini pemerintah bisa menentukan kebijakan perusahaan.
“Dulu suruh bikin smelter saja berpuluh-puluh tahun, geleng-geleng terus. Sekarang ga bisa, kita sudah 51%, bikin smelter, langsung. Nyatanya saya perintah di Gresik juga langsung dimulai, karena memang pemiliknya kita sekarang,” pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :