Sri Mulyani Cari Utang Rp812 Triliun, Bayar Utang ke BUMN Rp108 T

Selasa, 09 Juni 2020 - 16:20 WIB
loading...
Sri Mulyani Cari Utang...
Penggunaan dana Rp108,48 triliun untuk membayar utang pemerintah ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dibahas Komisi VI bersama dengan Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Penggunaan dana Rp108,48 triliun untuk membayar utang pemerintah ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN), dibahas Komisi VI bersama dengan Menteri BUMN Erick Thohir. Wakil Ketua Komisi VI DPR Aria Bima mengatakan, rapat kerja pada hari ini membahas pembayaran utang pemerintah ke BUMN dan terkait penyertaan modal negara (PMN).

"Perlu kami sampaikan, saat ini Menteri Keuangan sedang mencari tambahan utang Rp 812 triliun, yang mana salah satunya kegunaannya membayar utang BUMN sekitar Rp 108 triliun," ujar Aria di Jakarta, Selasa (9/6/2020).

(Baca Juga: BUMN Dipastikan Dapat Insentif Rp104,38 Triliun )

Sementara Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menerangkan dana talangan untuk sektor transportasi cukup besar. Adapun, dana talangan yang didapat rinciannya PT Garuda Indonesia Rp8,5 triliun, lalu PT Kereta Api Indonesia (KAI ) Rp3,5 triliun

"Khususnya untuk Garuda kita tahu Garuda ini flight carrier daripada penerbangan Indonesia," kata Erick.

Dia melanjutkan, khusus Garuda ini tidak hanya mendapatkan dana talangan, namun juga dukungan dari Komisi Pemberatasan Korupsi

"Kami melakukan negosiasi total pada para lessor, kemarin dapat dukungan juga dari KPK untuk khususnya beberapa deal-deal yang terindikasi fraud terbukti itu kita enggak mau bayar lah karena itu indikasi fraud. Hal-hal ini kita lakukan berkesinambungan," jelasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Rekomendasi
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved