Kemampuan APBN Bangun Perumahan Formal Cuma 20 Persen
Minggu, 26 Desember 2021 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
Ke depan, lanjut Iwan, Direktorat Jenderal Perumahan ingin memastikan bahwa hasil pembangunan rumah untuk masyarakat di lapangan memiliki kualitas yang baik. Selain itu, pihaknya juga akan menyusun prioritas program perumahan agar benar-benar sesuai dengan kebutuhan penerima bantuan.
Iwan juga mengaku akan melakukan konsolidasi serta mengajak para pegawai Ditjen Perumahan untuk memiliki pola pikir bukan hanya membangun hunian saja, tapi bagaimana manfaatkan potensi bidang perumahan lainnya.
Baca juga: 4 Penyebab Kolesterol Tinggi Selain Makanan, Nomor 2 dan 3 Saling Berkaitan
Menurutnya masih ada potensi perumahan yang haus digarap yakni pembangunan rumah nonformal sekitar 70 hingga 80% dari total target pembangunan.
“Saat ini pemerintah hanya mampu memenuhi sekitar 20% pembangunan perumahan formal melalui APBN. Ke depan potensi perumahan non-formal masih cukup besar sekitar 70 hingga 80 persen dan itu harus segera digarap dengan baik karena sangat dibutuhkan masyarakat,” tandasnya.
Iwan juga mengaku akan melakukan konsolidasi serta mengajak para pegawai Ditjen Perumahan untuk memiliki pola pikir bukan hanya membangun hunian saja, tapi bagaimana manfaatkan potensi bidang perumahan lainnya.
Baca juga: 4 Penyebab Kolesterol Tinggi Selain Makanan, Nomor 2 dan 3 Saling Berkaitan
Menurutnya masih ada potensi perumahan yang haus digarap yakni pembangunan rumah nonformal sekitar 70 hingga 80% dari total target pembangunan.
“Saat ini pemerintah hanya mampu memenuhi sekitar 20% pembangunan perumahan formal melalui APBN. Ke depan potensi perumahan non-formal masih cukup besar sekitar 70 hingga 80 persen dan itu harus segera digarap dengan baik karena sangat dibutuhkan masyarakat,” tandasnya.
(uka)
Lihat Juga :